Kompas.com - 27/05/2019, 18:33 WIB
Ilustrasi batuk Ilustrasi batuk

KOMPAS.com - Anda mungkin selama ini sering diwanti-wanti oleh orangtua agar tidak berbagi makanan atau bergantian minum dari satu gelas jika sedang batuk pilek.

"Nanti teman atau adik kamu ketularan," begitu katanya. Adakah penjelasan medis di balik nasihat turun temurun ini?

Jangan berbagi makanan dan minuman saat batuk pilek

Memang selalu lebih baik menuruti apa kata orangtua. Batuk pilek biasanya disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan.

Nah, virusnya sangat mudah menyebar dari satu orang ke yang lainnya dengan menumpang dalam air liur yang terciprat dari mulut orang yang sedang sakit saat mereka batuk dan bersin tidak menutup mulut, buang ingus sembarangan, atau bahkan hanya sekadar berbicara.

Baca juga: Pakar: Cokelat Lebih Ampuh Atasi Batuk Dibanding Obat

Tetesan liur berisi virus ini dapat terhirup oleh orang-orang sehat di sekitarnya. Jadi, siapa pun bisa saja terinfeksi apabila berdekatan dengan orang yang sedang batuk pilek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi jika daya tahan tubuh Anda pada saat itu memang sedang lemah.

Selain lewat perantara udara, penyebaran virus batuk pilek juga dapat terjadi lewat kontak fisik. Misalnya, menyentuh tisu bekas orang tersebut buang dahak atau ingus.

Termasuk juga saat menggunakan alat makan secara bergantian seperti gelas, piring, dan sendok dengan orang yang sakit. Demikian ungkap Robert W. Dolan, dokter spesialis THT Lahey Clinic di Burlington, Amerika Serikat, dilansir dari laman Everydah Health.

Dolan, dan banyak dokter serta praktisi kesehatan lainnya, menganjurkan masyarakat untuk tidak berbagi cangkir, gelas, piring, sendok garpu, sedotan, dan peralatan makanan lainnya dengan orang lain.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.