"Blue Bird" Listrik Hadir, Saatnya Indonesia Membangun Pabrik Baterai Lithium Ion

Kompas.com - 25/05/2019, 20:15 WIB
Baterai lithium-ion sebagai sumber tenaga motor listrik BMW i8 bisa diisi ulang lewat listrik rumahan, BMW Indonesia menjual i8 berikut instalasi perangkat pengisian ulang untuk dipasang di rumah. Febri Ardani/KompasOtomotifBaterai lithium-ion sebagai sumber tenaga motor listrik BMW i8 bisa diisi ulang lewat listrik rumahan, BMW Indonesia menjual i8 berikut instalasi perangkat pengisian ulang untuk dipasang di rumah.

KOMPAS.com - Baru-baru ini perusahaan taksi Blue Bird membeli 30 unit kendaraan listrik yang diujicobakan sebagai taksi mereka. Kedatangan taksi listrik di Indonesia itu menunjukkan di depan mata bahwa kendaraan dengan bahan bakar listrik yang digadang akan lebih “hijau” adalah keniscayaan. Indonesia mau tak mau akan mengikuti tren peralihan dari mobilitas yang berbasis bahan bakar bensin menjadi berbasis listrik.

Namun dalam ramai pembicaraan soal taksi listrik Blue Bird - dan juga heboh mobil listrik sejak digagas pengembangannya oleh kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi beberapa tahun lalu -  ada yang relatif tidak jadi sorotan, yaitu baterai. Sesekali diskusi tentangnya terjadi tetapi dengan cepat lenyap.

Padahal, menurut kajian PwC yang dipublikasikan sekira tahun 2016, teknologi penyimpanan energi (energy storage) - di mana baterai adalah salah satunya - adalah salah satu teknologi disruptif dalam bidang ketenagalistrikan selain kendaraan listriknya sendiri.

Tantangan Fabrikasi Baterai Lithium

Berdasarkan jenisnya, teknologi penyimpanan energi dibagi menjadi teknologi penyimpanan energi secara listrik (electrical storage), penyimpanan secara elektrokimia (electrochemical storage), penyimpanan secara mekanik (mechanical storage) dan penyimpanan secara termal (thermal storage).

Kebanyakan masyarakat awam hanya mengenal baterai dan kapasitor sebagai piranti penyimpanan energi. Padahal sebenarnya masih banyak lagi yang lainnya, seperti roda gila (flywheel), hydro pumped storage, compressed air energy storage dan sebagainya. Yang membedakan jenis jenis penyimpanan energi tersebut adalah kerapatan energi dan daya yang dihasilkan serta aplikasi atau penggunaannya.

Baterai lithium ion tersusun atas lembaran anoda (kutub negatif), lembaran katoda (kutub positif), elektrolit dan separator. Keempat komponen material tersebut kemudian digulung sehingga membentuk silinder, prismatik atau pouch dan dibungkus oleh casing yang terbuat dari metal atau plastik. Sederhana dan mudah dibuat bahkan untuk ukuran industri kecil sekalipun.

Baca juga: Deteksi dalam Sedetik, Sensor Hidrogen Ilmuwan Indonesia Tercepat di Dunia

Tantangan dalam penelitian baterai lithium-ion adalah bagaimana membuat baterai yang memiliki kerapatan energi (Wh/kg) dan daya (W/kg) yang tinggi, aman, ramah terhadap lingkungan, memiliki waktu hidup yang lama dan tentu saja murah. Semakin tinggi nilai kerapatan energi sebuah baterai, berarti semakin ringan baterai tersebut. Demikian pula semakin besar nilai kerapatan daya, berarti baterai tersebut dapat memenuhi kebutuhan beban yang memiliki fluktuasi daya yang besar, seperti halnya sebuah mobil listrik.

Faktor pertama inilah yang membuatnya sulit. Kerapatan energi dan daya sangat ditentukan oleh jenis material yang digunakan dan proses rekayasa material pada saat fabrikasi lembaran anoda dan katoda. Proses ini ibarat membuat ramuan untuk memasak. Untuk menjadi masakan yang enak, diperlukan komposisi material yang pas dan dimasak oleh koki yang berpengalaman. Di situlah biasanya proses proteksi kekayaan intelektual (paten) banyak dibuat.

Saya pernah berkunjung ke salah satu start-up company di Tiongkok yang sedang naik daun dan didirikan pada tahun 2006. Perusahaan ini mengembangkan baterai lithium berbasis LTO dan memiliki lebih dari 400 paten. Mereka mengklaim baterainya dapat dilakukan secara fast charging, hanya dalam waktu 15 menit saja, untuk mengisi baterai LTO berkapasitas 80 – 100 kWh.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Oh Begitu
Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Kita
Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Oh Begitu
Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X