Kompas.com - 23/05/2019, 20:02 WIB


KOMPAS.com - Selain ikan dan satwa air, ada banyak satwa yang bisa berenang dan bergerak dengan mudah di dalam air. Salah satu hewan yang bisa bergerak dengan cepat di air adalah kuda nil.

Kuda nil menghabiskan sebagian besar waktunya berendam di dalam air. Menurut National Geographic, kuda nil bisa berendam selama 16 jam sehari.

Berendam di dalam air akan membantu kuda nil yang tidak berbulu mengatur suhu tubuh dan tidak kepanasan. Hal ini sama seperti yang dilakukan gajah.

Selain tidak memiliki bulu, kuda nil juga tidak memiliki kelenjar keringat. Oleh sebab itu, bila kuda nil terpaksa keluar dari dalam air di siang hari, maka dapat dipastikan mereka akan mengalami dehidrasi parah.

Baca juga: Serba Serbi Hewan, Apakah Anjing Benar-benar Tersenyum pada Kita?

Menghabiskan sebagian besar waktu di dalam air, membuat kuda nil mudah beradaptasi dengan tekanan air.

Hewan yang bobot tubuhnya sekitar 1,5 sampai 4,9 ton itu adalah salah satu penakluk air ulung. Mereka bisa bergerak atau berjalan di dalam air dengan sangat cepat.

Kalau disebut perenang, kuda nil tidak bisa berenang atau mengambang, mereka hanya meluncur di dalam air. Dengan tubuh besarnya, kuda nil mampu mendorong benda di sekitarnya, termasuk arus air sungai yang berat.

Selain itu, keahlian lain yang dimiliki kuda nil adalah berjalan dengan kondisi kepala berada di dalam air.

Berkat evolusi, kuda nil memiliki sedikit selaput pada kaki yang membantunya berjalan di dalam air. Selain itu, kuda nil juga dapat menahan napas di bawah permukaan air hingga lima menit lamanya.

Baca juga: Serba Serbi Hewan, Benarkah Kucing Takut Ketimun?

Namun, kemampuan menahan napas hingga lima menit hanya dimiliki kuda nil dewasa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Grid.ID
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.