Meski Jarang Terjadi, Ini Riwayat Gempa Besar di Kalimantan

Kompas.com - 20/05/2019, 18:33 WIB
Ilustrasi gempa bodnarchukIlustrasi gempa

" Gempa Tarakan ini memiliki kekuatan M 7,0 dan dampak guncangannya mencapai skala intensitas VII-VIII MMI. Gempa ini menyebabkan banyak kerusakan bangunan rumah dan rekahan tanah di Tarakan dan sekitarnya," ujar Daryono.

Dua tahun setelahnya, Tarakan kembali diguncang gempa pada 14 Februari 1925.

"Guncangan gempa ini dilaporkan mencapai sangat kuat mencapai skala intensitas VI-VII MMI dan merusak banyak bangunan rumah di Tarakan," kisah Daryono.

Tarakan menjadi wilayah yang kembali digetarkan gempa besar pada 28 Februari 1936.

Daryono mengatakan, "Gempa kuat yang ketiga kalinya ini terjadi dengan kekuatan M 6,5. Gempa ini juga dilaporkan merusak bangunan rumah."

Gempa yang disertai tsunami terjadi di Kalimantan Timur pada 26 Oktober 1957. Daryono menuturkan, guncangan gempa yang terjadi pada waktu itu dilaporkan memicu tsunami dengan tinggi kurang dari dua meter.

Setelah itu, selama 50 tahun tak ada gempa besar terjadi di Kalimantan.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 5,9 Pangandaran Terasa hingga Solo, Begini Analisisnya

Lindu besar kembali terjadi pada 5 Februari 2008. Gempa itu terjadi di Pulau Laut Kalimantan.

"Gempa berkekuatan M 5,8 ini dirasakan guncangannya cukup kuat di Pulau Laut, Sebuku, Pulau Sembilan, Pagatan, dan Batulicin," kata Daryono.

Selanjutnya, gempa besar tidak banyak terjadi hingga 2015 lalu. Tarakan, Kalimantan Timur diguncang gempa berkekuatan M 6,1 pada 21 Desember 2015.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X