Kendalikan Populasi, Australia Selatan Pasang KB Implan untuk Koala

Kompas.com - 20/05/2019, 13:32 WIB
Koala yang menggemaskan di Currumbin Wildlife Sanctuary, Gold Coast, Queensland, Australia. KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARIKoala yang menggemaskan di Currumbin Wildlife Sanctuary, Gold Coast, Queensland, Australia.


KOMPAS.com - Sebuah program pemasangan alat kontrasepsi pada koala sedang dilaksanakan di beberapa wilayah di Australia Selatan.

Tindakan ini dilakukan untuk mengendalikan populasi koala yang terus meningkat, meskipun marsupial ini telah terdaftar sebagai spesies yang rentan punah di kawasan lain di Australia.

Para ahli sebelumnya telah memperingatkan bahwa koala sedang berada di koridor satwa yang akan punah pada tahun 2050 di New South Wales.

Peringatan ini telah memicu organisasi Dana Margasatwa Dunia Australia untuk mendorong agar koala terdaftar sebagai spesies yang terancam punah di pantai timur Australia.

Tetapi tampaknya masalah seperti ini tidak terjadi di Adelaide Hills dan Mount Lofty Ranges, dimana para ahli mengungkapkan jumlah populasi koala yang tinggi telah mengakibatkan terjadinya dampak merusak pada vegetasi asli.

Baca juga: Serba Serbi Hewan, Koala Juga Punya Sidik Jari Mirip Manusia

Sebuah survei baru-baru ini memperkirakan ada sekitar 150.000 koala di Mount Lofty Ranges dan Adelaide Hills, dan 50.000 di Pulau Kanguru.

Salah satu bentuk permasalahan itu adalah, seorang penduduk Adelaide Hills terkejut ketika muncul pengganggu di tengah malam yang ternyata adalah seekor koala yang sedang mencari-cari sesuatu di rumahnya pada bulan Februari.

Tingginya populasi koala ini telah mendorong diperkenalkannya program pengendalian kesuburan dalam upaya untuk melestarikan populasi dan hutan semak alami.

Direktur regional Mt Lofty Ranges dan Natural Resources Adelaide, Brenton Grear, mengatakan ada kepadatan yang sangat tinggi di beberapa area hutan Manna Gum yang disukai hewan itu.

"Di satu daerah hutan di perbukitan tengah, tercatat ada 13 ekor koala per hektar dan kami sekarang melihat dampak yang parah karena penjelajahan yang berlebihan," katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X