Kenapa Setelah Makan Bawang, Keringat dan Napas Kita Bau?

Kompas.com - 14/05/2019, 17:36 WIB
ilustrasi bau mulut shutterstockilustrasi bau mulut

KOMPAS.com - Setelah mengonsumsi makanan kaya bawang pasti mulut dan napas terasa bau tidak sedap dan sulit hilang.

Namun kenapa setelah mengonsumsi makanan tersebut napas jadi bau dan bagaimana cara menghilangkan aromanya?

Cordelia Running, direktur laboratorium Air Liur, Penglihatan, Pencernaan, dan Lidah (SPIT) di Universitas Purdue berkata, bau tidak sedap setelah mengonsumsi makanan tertentu disebabkan oleh sisa makanan yang terperangkap di dalam mulut, misalnya molekul yang tersisa di air liur.

Running menjelaskan, makanan mengandung bawang putih dan bawang bombai dapat membuat bau mulut lebih lama karena bawang memiliki molekul yang berhubungan dengan rasa dan aroma yang dapat masuk ke aliran darah dan beredar ke seluruh tubuh.

Baca juga: Kosmonot Rusia Keluhkan Bau Alkohol Misterius saat Uji Coba Crew Dragon

"Begitu molekul itu mengalir di dalam darah, mereka dengan mudah akan keluar melalui cairan di antara sel-sel, termasuk air liur dan keringat. Hal inilah yang membuat bau bawang menempel lebih lama," ujar Running dilansir dari Time, Kamis (9/5/2019).

Running menambahkan, senyawa tersebut juga mengalir melewati paru-paru dan tenggorokan sebelum keluar melalui mulut, dan hal ini juga berkontribusi pada bau mulut setelah makan.

Sebuah studi menunjukkan, bawang memiliki zat yang mudah meresap. Itu kenapa jika wanita hamil kebanyakan mengonsumsi makanan mengandung bawang maka cairan ketubannya akan memiliki aroma khas bawang.

Running menjelaskan, ketika bawang putih atau bawang bombai dicincang maka sel-sel di dalam bawang akan rusak dan membuat aromanya keluar.

Baca juga: Selain Hidung, Lidah Kita Ternyata Juga Bisa Mencium Bau

Menghilangkan bau bawang

Untuk menghilangkan bau bawang, Running berkata kita perlu menyikat gigi sampai bersih. Hal ini adalah garda depan untuk menghilangkan partikel makanan yang tertinggal di mulut.

"Namun hal ini tidak bisa mencegah senyawa tertentu mengalir ke aliran darah. Hal ini akan membuat Anda berorama bawang untuk sementara waktu," ungkap Running.

Selain menyikat gigi, cobalah mengonsumsi makanan beraroma menyegarkan seperti apel, daun mint, dan selada. Ketiga makanan itu adalah yang terbaik untuk menghilangkan bau karena mengandung zat penangkal bau di darah.

"Jika itu semua tidak berhasil, sabarlah menunggu. Beberapa orang memiliki waktu berbeda untuk menghilangkan bau bawang. Namun kebanyakan dalam hitungan jam bau akan hilang," tutup Running.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Time
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X