Sains Ungkap Cara Selalu Menang Suwit Batu-Gunting-Kertas

Kompas.com - 14/05/2019, 17:10 WIB
Ilustrasi suwit batu-gunting-kertasShutterstock Ilustrasi suwit batu-gunting-kertas

KOMPAS.com – Banyak orang beranggapan bahwa menang suwit batu-gunting-kertas itu hanya karena keberuntungan dan kebetulan. Namun, sains menunjukkan bahwa permainan sederhana ini lebih dari sekadar keberuntungan.

Sama seperti permainan lainnya, suwit batu-gunting-kertas rupanya adu strategi tentang pola, psikologi dan statistik.

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk memenangkan suwit batu-gunting-kertas adalah melawan stereotipe. Menurut World Rock Paper Scissors Society, jurus laki-laki pertama biasanya adalah batu, sedangkan perempuan biasanya lebih suka melempar kertas.

“Ini ada hubungannya dengan ide bahwa batu dianggap ‘kuat’ dan ‘bertenaga’, jadi laki-laki biasanya memilih itu,” ujar mereka.

Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Bola, Dijadikan Permainan Sejak Dulu

Dengan demikian, jika lawan Anda laki-laki, ada baiknya untuk mengeluarkan jurus pertama kertas. Sementara itu, untuk lawan perempuan, Anda berkemungkinan menang bila mengeluarkan gunting.

Untuk strategi yang lebih lanjut, Anda bisa menintip hasil penelitian dari Zhejian University.

Para peneliti bidang “teori permainan” di universitas tersebut pernah melaksanakan merekam hasil 20.000 ronde suwit batu-gunting-kertas yang dilakukan oleh 360 mahasiswa. Mereka ingin tahu pola yang biasanya digunakan untuk memainkannya, dan sebagai insetif, mahasiswa yang menang akan mendapat hadiah uang.

Seperti yang diduga, ketiga jurus digunakan nyaris sama seringnya. Namun, para peneliti menemukan pola yang menarik: orang yang menang biasanya mengulangi jurusnya, sedangkan yang kalah biasanya mengubah-ubah jurusnya dengan pola batu ke kertas lalu gunting sebelum kembali ke batu lagi.

Selama musuh Anda tidak mengetahui pola ini seperti Anda, cukup aman untuk memasukkan pengetahuan ini ke dalam strategi Anda.

Namun bila Anda malas berstrategi, para peneliti berkata bahwa jalan teraman adalah mengeluarkan kertas karena ia lebih jarang digunakan, yaitu 29,6 persen.




Close Ads X