Panjang Sepatu Tentukan Ukuran Penis Hanya Mitos, Berhentilah Percaya

Kompas.com - 13/05/2019, 20:29 WIB
Ilustrasi penisTanawut Punketnakorn Ilustrasi penis

KOMPAS.com - Ada mitos yang mengatakan ukuran penis seseorang bisa dilihat dari panjang sepatunya. Makin besar ukuran sepatu, makin panjang pula ukuran penisnya.

Namun benarkah kita bisa mengetahui ukuran penis dari sepatunya?

Jawabannya tentu saja tidak. Banyak riset membuktikan bahwa tidak ada korelasi antara ukuran penis dan sepatu.

" Ukuran penis tidak ada hubungannya dengan ukuran sepatu atau bagian tubuh lain. Ukuran penis hanya ditentukan oleh faktor genetika dan lingkungan," kata Dr. Jill McDevitt, seksolog residen di CalExotics, dilansir Bussines Insider, Senin (6/5/2019).

Baca juga: Peneliti Buktikan Hasil Operasi Pembesaran Penis Mengecewakan

Pada 1993, sebuah studi membandingkan tinggi badan, panjang kaki, dan panjang penis 63 pria di Kanada.

Memang peneliti menemukan beberapa orang yang memiliki telapak kaki besar juga memiliki penis lebih panjang, tapi hal ini hanya sedikit dan tidak bisa dijadikan dasar ilmiah.

Bahkan, studi itu menyimpulkan bahwa ukuran kaki tidak bisa dijadikan penaksir praktis untuk mengukur panjang penis.

Studi lain yang terbit di British Journal of Urology International edisi 2002 juga tidak menemukan korelasi yang signifikan secara statistik antara panjang penis dan ukuran sepatu. Studi ini melibatkan lebih banyak responden, yakni mencapai 104 pria.

"Memprediksi ukuran penis berdasarkan ukuran telapak kaki cukup sia-sia. Badan penelitian manapun tidak dapat memberi bukti ilmiah bahwa kedua hal itu berhubungan. Namun tragisnya, mitos ini terus menyebar di budaya populer," ucap Dr. Nesochi Okeke-Ogbokwe, dokter dan pakar kesehatan.

Ukuran penis tidak bisa dibandingkan dengan ukuran tubuh manapun

Pada 1999, sebuah riset meneliti 655 pria Korea untuk mencari tahu apakah ada korelasi antara panjang penis dan anggota tubuh lain, termasuk kaki.

Para ahli mengukur penis normal dan membandingkannya dengan ukuran panjang jari, jari kaki, hidung, telinga, dan mulut.

Mereka juga mengukur tinggi, berat badan, dan tingkat kebotakan pria, namun hasilnya nihil.

"Meski ada sekikit korelasi antara panjang dengan lingkar penis, tapi ukuran atau karakteristik ekstremitas tubuh tidak dapat memprediksi ukuran penis," ujar studi.

Penelitian lebih lanjut yang diterbitkan dalam jurnal Human Andrology membandingkan ukuran tubuh 1.000 pria dengan panjang penis mereka.

Baca juga: Perlu Lebih dari Sekadar Testis untuk Punya Penis

Studi ini menemukan hubungan positif antara panjang dan ketebalan penis, tetapi tidak mengidentifikasi hubungan yang signifikan antara panjang penis dan ukuran bagian tubuh lainnya.

Data menunjukkan bahwa Anda tidak dapat mengetahui seberapa besar penis seseorang dengan melihat bagian tubuh lainnya.




Close Ads X