Kompas.com - 13/05/2019, 20:06 WIB
Ilustrasi kanibal EzumeImagesIlustrasi kanibal

KOMPAS.com - Jejak kanibalisme ternyata sudah ada sejak 900.000 tahun yang lalu. Peneliti menemukan jika nenek moyang kita, Homo antecessor, berburu dan memakan satu sama lain. Tapi apa sebab mereka melakukan hal tersebut?

Homo antecessor adalah spesies hominim yang diperkirakan hidup 1,2 juta hingga 800 ribu tahun yang lalu. Peneliti menemukan fosil manusia purba ini di sebuah situs arkeologi Gran Dolina di Spanyol.

Setelah melakukan penelitian terhadap tujuh individu, peneliti juga menjumpai bukti kanibalisme yang tak perlu dipertanyakan lagi. Ini sekaligus menjadi bukti kanibalisme tertua yang pernah diketahui.

"Kanibalisme adalah praktik manusia yang lama dan tersebar luas, namun penyebab dan makna mengapa mereka mengonsumsi manusia lain masih menjadi perdebatan," Jesús Rodríguez, peneliti di Centro Nacional de Investigación sobre la Evolución Humana (CENIEH), di Spanyol, dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Tahan Cuaca Ekstrem, Manusia Purba Paling Misterius Ini Ada di Tibet

Studi yang kemudian diterbitkan dalam Journal of Human Evolution kemudian menjelaskan bahwa Homo antecessor mengkonsumsi sesamanya karena daging manusia dinilai lebih menguntungkan secara nutrisi.

Untuk mengetahui lebih lanjut, para peneliti menggunakan model komputer untuk mengitung berapa banyak kalori yang dibutuhkan H.antecessor per harinya. Selanjutnya, para peneliti memperkirakan hasil kalori dari berbagai hewan serta energi yang diperlukan untuk menangkap buruan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti pun berpendapat jika H.antecessor akan memilih mangsa dengan kalori terbanyak dan usaha yang paling sedikit.

"Analisis kami menunjukkan bahwa Homo antecessor memilih mangsanya mengikuti prinsip mengoptimalkan keseimbangan antara biaya rendah yang dikeluarkan dan manfaat," jelas Rodríguez lagi seperti dikutip dari Live Science, Rabu (8/5/2019).

Ini artinya jika dibandingkan dengan mangsa lain, manusia masuk dalam kategori biaya rendah.

Sementara soal kecukupan kalorinya, mengonsumsi manusia hanya menyumbang kurang dari 13 persen kebutuhan kalori pemburu.

Baca juga: Manusia Purba Filipina Masih Kerabat Hobbit Flores, Ini Ciri Keduanya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.