Kompas.com - 07/05/2019, 03:50 WIB
ilustrasi mi instan Platerescailustrasi mi instan

Mengenai sahur dengan nasi, mi instan dan telur, ahli gizi tersebut dengat tegas melarangnya. “Itu salah, enggak bisa begitu! Itu harus lengkap seperti yang saya bilang. Kalau dia makan nasi dengan mi instan, itu artinya karbohidrat dengan karbohidrat yang sama-sama sederhana dan diserapnya cepat. Dia juga akan cepat lapar,” ujarnya.

Baca juga: Sahur dengan Nasi, Mi Instan, dan Telur? Jangan Dilakukan Lagi

3. Dokter Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp. GK

Sementara itu, dr Juwalita yang merupakan Spesialis Gizi Klinis dari RS Pondok Indah – Pondok Indah punya pendapat yang sedikit lebih positif mengenai menu ini bila dimodifikasi dengan tambahan sayur.

Ketika diwawancarai usai paparannya yang bertajuk “Panduan Nutrisi selama Berpuasa pada Kondisi Khusus” di Jakarta, Senin (29/4/2019); dokter ini berkata bahwa sahur dengan nasi, mi instan diperbolehkan selama serat dan proteinnya mencukupi. Serat dan protein ini didapatkan dengan menambahkan telur atau daging, dan sayur atau buah ke menu nasi dan mi instan.

Namun, pastikan jumlah seratnya proporsional dengan jumlah karbohidratnya. Setidaknya, serat harus 10 persen dari karbohidrat. Perlu diketahui, 100 gram sayur mengandung 2-3 gram serat, sementara 100 gram nasi mengandung 40 gram karbohidrat.

“Kelebihan karbohidrat akan menyebabkan kantuk. (Jadi) seratnya harus disesuaikan, misalnya dengan menambahkan buah yang tinggi serat,” ujar dr Juwalita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ahli gizi ini memang menekankan pentingnya asupan tinggi serat ketika sedang berpuasa.

Dia menjelaskan bahwa serat larut dapat memperlambat pencernaan sehingga kenyang lebih lama, menurunkan kolesterol total dan LDL, dan menurunkan respons glukosa setelah makan. Sementara itu, serat tidak larut dapat meningkatkan motilitas dan mencegah konstipasi, menurunkan risiko diabetes melitus, dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.