Baru Sahur dengan Nasi, Mi Instan dan Telur? Ini Pendapat 3 Ahli

Kompas.com - 07/05/2019, 03:50 WIB
ilustrasi mi instan Platerescailustrasi mi instan

KOMPAS.com – Hampir semua orang sudah tahu bahwa menu sahur terbaik itu adalah yang sehat dan seimbang. Namun, kita sering kali melanggarnya dengan hanya makan nasi, mi instan dan telur saat sahur. Mudah, cepat dan ekonomis; menu ini sering kali menjadi solusi sahur bagi masyarakat Indonesia.

Bagaimana pendapat ahli mengenai hal ini? Kompas.com telah bertanya kepada tiga ahli, dan ini jawaban mereka.

1. dr Radhiyatam Mardhiyah, Sp.PD

Dokter Radhiyatam selaku Spesialis Penyakit Dalam di Klinik Penyakit Dalam, RS Pondok Indah - Bintaro Jaya menjawab pertanyaan ini dalam acara live Facebook Kompas.com yang bertajuk “Tetap Fit Saat Berpuasa", Jumat (3/5/2019).

Pada saat itu, dia berkata bahwa sengantuk apa pun, sebaiknya makan makanan yang bergizi tinggi dan seimbang saat sahur. Artinya, sahur tidak hanya mengandung karbohidrat, protein, lemak, tetapi juga harus diisi dengan sayur dan buah-buahan.

Bila Anda sahur dengan nasi, mi instan dan telur saja; dr Dyah berkata bahwa konsumsi karbohidrat Anda akan menjadi berlebihan, sementara kebutuhan gizi lainnya yang seharusnya didapatkan dari sayuran dan buah-buahan menjadi tidak terpenuhi.

Baca juga: Berapa Banyak yang Harus Kita Makan Saat Sahur dan Berbuka?

2. dr Samuel Oetoro, SpGK

Dokter Samuel juga mengungkapkan pendapat serupa, seperti dilansir dari artikel Kompas.com, 31 Mei 2017.

Dalam artikel tersebut, dia menyarankan agar sahur mengandung bahan-bahan sumber energi, protein, lemak dan serat.

Idealnya, sahur terdiri dari beras merah atau karbohidrat lain yang tinggi serat, ikan dan ayam yang tidak digoreng sebagai sumber protein dan lemak sehat, serta sayur dan buah yang tinggi air, karbohidrat kompleks dan serat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X