Kompas.com - 25/04/2019, 09:30 WIB
Dilihat dari ruang angkasa, fitur yang paling mencolok dari planet kita adalah air. Air berbentuk cair dan beku yang mencakup 75 persen permukaan bumi. Foto direkam Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer di satelit Terra NASA. NASADilihat dari ruang angkasa, fitur yang paling mencolok dari planet kita adalah air. Air berbentuk cair dan beku yang mencakup 75 persen permukaan bumi. Foto direkam Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer di satelit Terra NASA.

KOMPAS.com - Alam semesta masih menyimpan banyak misteri dan rahasia. Salah satunya adalah ruang angkasa.

Meski manusia telah mencoba menjelajah ruang angkasa, tapi masih banyak hal yang belum kita ketahui. Bagi kita yang awam, antariksa bahkan masih susah dimengerti.

Di antara banyak yang ingin diketahui, perkara apakah ruang angkasa memiliki bau menjadi salah satu pertanyaan yang sering dipertanyakan.

Lalu, apakah ruang angkasa punya bau? Jika ya, seperti apa baunya?

Baca juga: Hari Bumi, Begini Perubahan Planet Kita dalam 20 Tahun dari Antariksa

Melansir dari Smithsonian, para astronot secara konsisten melaporkan bau aneh yang sama ketika melakukan spacewalks cukup jauh. Bau tersebut membawa mereka kembali mengenakan pakaian ruang angkasa, helm, sarung tangan, dan peralatan lainnya.

Bau tersebut digambarkan sebagai aroma pahit, berasap, bau logam panas, asap las, hingga daging gosong yang dicampur menjadi satu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkaitan dengan aroma antariksa itu, Badan Antariksa AS (NASA) bahkan ingin mereproduksi bau tersebut.

"Di masa depan, kita bahkan bisa menciptakan kembali aroma Bulan, Mars, Merkurius, atau tempat mana pun di alam semesta, asalkan kita memiliki informasi kimiawi yang tepat," ujar pihak NASA.

"Faktanya, kita bahkan dapat menciptakan kembali aroma jantung galaksi. Para astronom yang mencari asam animo di Sagitarius B2, awan debu yang luas di tengah Bimasakti, telah melaporkan bahwa karena zat yang disebut etil format, baunya dan rasa raspberry dan rum jauh lebih menyenangkan daripada steak dan logam yang menyengat," sambung mereka.

Di luar itu, bau terjadi ketika hidung merasakan sesuatu. Jadi, jika NASA bisa membuat Bulan berbau seperti steak, tentu akan menarik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agar Tak Kehilangan Mangsa, Begini Cara Elang Mengedipkan Mata

Agar Tak Kehilangan Mangsa, Begini Cara Elang Mengedipkan Mata

Oh Begitu
Tidak Sembarangan, Begini Standar Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Tidak Sembarangan, Begini Standar Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Oh Begitu
Gempa Pacitan Tadi Malam Dekat dengan Sumber Gempa Besar 1937

Gempa Pacitan Tadi Malam Dekat dengan Sumber Gempa Besar 1937

Fenomena
Kopi dan Kafein Tidak Mengganggu Detak Jantung, Studi Jelaskan

Kopi dan Kafein Tidak Mengganggu Detak Jantung, Studi Jelaskan

Oh Begitu
POPULER SAINS: Gejala Covid-19 Singkat Seperti yang Dialami Raffi Ahmad | Lava Pijar Merapi Capai Batas Vegetasi

POPULER SAINS: Gejala Covid-19 Singkat Seperti yang Dialami Raffi Ahmad | Lava Pijar Merapi Capai Batas Vegetasi

Oh Begitu
Pertama Kali, Astronom Deteksi Uap Air di Satelit Jupiter Ganymede

Pertama Kali, Astronom Deteksi Uap Air di Satelit Jupiter Ganymede

Oh Begitu
Mengapa Ada Jamur yang Beracun dan yang Tidak?

Mengapa Ada Jamur yang Beracun dan yang Tidak?

Prof Cilik
Mau Kurus? Ini Olahraga yang Membakar Kalori Paling Banyak

Mau Kurus? Ini Olahraga yang Membakar Kalori Paling Banyak

Oh Begitu
Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Covid-19

Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Covid-19

Oh Begitu
Studi Ungkap 33,8 Persen Anak Indonesia Cenderung Bergaya Hidup Tidak Aktif

Studi Ungkap 33,8 Persen Anak Indonesia Cenderung Bergaya Hidup Tidak Aktif

Oh Begitu
Makan di Tempat 20 Menit, Ahli: Virus Corona Mengincar Orang Tanpa Masker

Makan di Tempat 20 Menit, Ahli: Virus Corona Mengincar Orang Tanpa Masker

Oh Begitu
Lontaran Lava Pijar Gunung Merapi Capai Batas Vegetasi, Ini Rekomendasi BPPTKG

Lontaran Lava Pijar Gunung Merapi Capai Batas Vegetasi, Ini Rekomendasi BPPTKG

Fenomena
Ahli Bantah Dexamethasone dan Azythromycin pada Covid-19 Sebabkan Asidosis Laktat akibat Interaksi Obat

Ahli Bantah Dexamethasone dan Azythromycin pada Covid-19 Sebabkan Asidosis Laktat akibat Interaksi Obat

Kita
Raffi Ahmad Mengaku Positif Covid-19 Hanya Sehari, Ini yang Terjadi

Raffi Ahmad Mengaku Positif Covid-19 Hanya Sehari, Ini yang Terjadi

Oh Begitu
Mengenal Parosmia, Penyebab, Risiko, dan Perawatannya

Mengenal Parosmia, Penyebab, Risiko, dan Perawatannya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X