Kisah Dua Gorila yang Berpose di Hadapan Kamera bersama Penjaga

Kompas.com - 22/04/2019, 23:23 WIB
Sepasang gorila gunung tengah berswafoto bersama petugas Taman Nasional di Kongo. The IndependentSepasang gorila gunung tengah berswafoto bersama petugas Taman Nasional di Kongo.

KOMPAS.com - Petugas di Taman Nasional Virunga di Kongo, Mathieu Shamavu, membidikkan kamera depannya untuk foto bersama gorila-gorila yang terdapat di sana. Menariknya, para gorile ikut berpose seperti artis Instagram yang viral di media sosial, Kamis (18/4/2019).

Dilansir dari The Independent, sepasang gorila gunung didapati berpose unik. Mereka bergaya seperti manusia yang hendak difoto, dalam selfie yang dilakukan oleh penjaga hutan.

Seperti diketahui, gorila gunung saat ini berada di ambang kepunahan karena ancaman perburuan liar dan kerusakan habitat.

Virunga terletak di wilayah timur pegunungan Kongo dan merupakan taman nasional pertama yang didirikan di benua Afrika. Taman nasional ini khusus untuk melindungi gorila di daerah tersebut.

Kemudian, Shamavu mengunggah foto selfie unik ini di media sosial, tepatnya akun "The Elite Anti Poaching Units And Combat Trackers" dan mendapat respons yang luar biasa, terutama di antara kelompok-kelompok anti-perburuan liar.

 Baca juga: Seperti Manusia, Gorila Juga Berduka ketika Kawanannya Mati

Dalam unggahan itu, Shamavu menuliskan caption, "rutinitas kantor".

Hingga saat ini, foto dirinya tengah berfoto bersama sepasang primata ini telah disukai sebanyak lebih dari 25.000 akun Facebook dan telah dibagikan lebih dari 20.000 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

Sejumlah pengguna Facebook juga memuji pekerjaan para konservasionis dan berjanji untuk untuk memberikan donasi.

Upaya konservasi yang berkelanjutan telah membawa para gorila kembali dari keadaan berbahaya. Namun, populasi liarnya masih sangat tertekan, yakni hanya 1.000 individu yang tersisa di alam liar.

Dua gorila yang tertangkap kamera itu merupakan gorila yatim piatu yang orangtuanya menjadi korban pemburu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X