Seluk Beluk Tinta Ungu Pemilu, dari India hingga Bersertifikasi Halal

Kompas.com - 17/04/2019, 19:43 WIB
Ilustrasi memilih: Warga menandai jarinya dengan tinta seusai menyalurkan suaranya di TPS 04, Larangan Selatan, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (31/8/13).  KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi memilih: Warga menandai jarinya dengan tinta seusai menyalurkan suaranya di TPS 04, Larangan Selatan, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (31/8/13).

"Daya lekat perak nitrat sangat kuat sehingga tinta yang mewarnai kulit ataupun kuku tidak mudah hilang. Warna biru akan pudar atau hilang dengan sendirinya seiring dengan tumbuhnya lapisan kutikula atau epidermis kulit baru," papar keterangan Kemenper dalam situs resminya.

Umumnya tinta pemilu akan hilang dalam waktu satu sampai tiga hari.

Penggunaan senyawa perak nitrat (AgNo3) sebenarnya memiliki risiko untuk kesehatan. Selain menyebabkan iritasi kulit dan mata (jika tepercik), dalam jangka waktu panjang senyawa ini dapat memengaruhi sistem saraf.

Karena adanya risiko ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberi batasan maksimal untuk penggunaan AgNo3 menjadi 4 persen.

Kemenper bekerja sama dengan Balai Riset dan Standardisasi Industri Padang untuk melakukan penelitian dan uji coba pembuatan tinta pemilu menggunakan bahan dasar gambir (Uncaria gambir (hunter) Roxb) dan dikombinasikan dengan zat warna alami, seperti inai atau henna.

Gambir merupakan bahan tinta yang bagus karena mengandung tanin yang mampu berikatan dengan protein. Selain itu, tanin juga berfungsi sebagai antibakteri.

Dengan demikian, Kemenper mengklaim bahwa tinta pemilu yang kita gunakan berasal dari zat warna alami yang aman dan ramah lingkungan.

Baca juga: Bukan Gangguan Jiwa, Caleg Stres Pasca Pemilu Perlu Penanganan

Bersertifikat halal

Bila Anda pernah mendengar bahwa tinta pemilu menghalangi sahnya wudhu, Anda tak perlu khawatir karena bahan yang digunakan bukan cat seperti kutek dan tidak menghalangi air wudhu di jari.

Kemenper juga menyebutkan, tinta pemilu gambir yang digunakan di Indonesia telah mendapat sertifikat halal dari LPPOM MUI. Ini juga menjadi salah satu persyaratan untuk menggunakan tinta pemilu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X