Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mitos Atau Fakta, Cincau Bisa Redakan Panas Dalam?

Kompas.com - 08/04/2019, 19:01 WIB
Resa Eka Ayu Sartika

Editor

Sumber

Setelah itu, berkumurlah dengan larutan garam selama beberapa detik. Anda bisa melakukannya 2 sampai 3 kali dalam sehari.

Baca juga: Apa Kata Dokter soal Obat Panas Dalam dan Sariawan?

2. Teh chamomile

Teh chamomile menjadi salah satu teh herbal yang dikenal bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan. Penelitian yang diterbitkan dalam Molecular Medicine Reports menunjukkan bukti bahwa teh chamomile membantu melumasi tenggorokan.

Teh yang satu ini juga memiliki sifat antiradang untuk mengurangi pembengkakan, antioksidan untuk memperbaiki sel rusak, dan antispasmodik untuk mengurangi batuk.

3. Minum banyak air

Manfaat cincau untuk panas dalam memang belum terbukti. Lain halnya dengan minum banyak air yang sudah terbukti efektif. Minum cukup air membantu memproduksi liur dan lendir dalam jumlah yang cukup untuk melumasi tenggorokan.

Untuk itu, minumlah air dalam jumlah cukup agar membuat tenggorokan terhidrasi dengan baik sehingga pembengkakan dan peradangan bisa berkurang. Dengan begitu, masalah di tenggorokan dapat teratasi dengan baik. Air putih, kuah sup, dan teh bisa menjadi alternatif cairan untuk membantu meredakan panas dalam.

4. Menghirup uap hangat

Menghirup uap hangat membantu mengurangi pembengkakan dan meringankan sakit tenggorokan. Anda hanya perlu menyediakan baskom berisi air panas kemudian hirup uapnya secara perlahan.

Agar uap yang dihasilkan bisa terhirup dengan maksimal, tutupi kepala Anda dengan handuk sambil wajah menghadap ke baskom. Tarik napas dalam-dalam kemudian embuskan secara perlahan. Ulangi cara ini hingga Anda merasa lebih baik.

Meski manfaat cincau untuk panas dalam belum bisa dibuktikan secara ilmiah, tentu tidak ada larangan memakannya. Anda tetap bisa kok mendapatkan manfaat lain dari cincau yang bagus untuk kesehatan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com