Kompas.com - 05/03/2019, 17:35 WIB
Selain dapat berenang dengan hiu paus, para pelancong juga bisa menyaksikan atraksi dari paus bungkuk bahkan berenang bersamanya. margaretriverSelain dapat berenang dengan hiu paus, para pelancong juga bisa menyaksikan atraksi dari paus bungkuk bahkan berenang bersamanya.

"Hal yang paling mungkin berdampak pada paus ini adalah mereka mulai kehabisan krill di Antartika... dan kami memperkirakan hal itu terjadi di suatu waktu antara tahun 2021 dan 2026," katanya.

"Di satu sisi mereka pulih dengan cepat, tetapi paus ini juga terancam oleh perubahan iklim dan dampaknya terhadap krill Antartika, sumber makanan utama mereka," sambung Noad.

'Seperti Menghitung Domba'

Data terbaru dikumpulkan pada tahun 2015 oleh para ilmuwan yang mengamati paus bungkuk Australia dari peron di Point Lookout di North Stradbroke Island, dari kota Brisbane.

Baca juga: Langka, Kelahiran Bayi Paus Bungkuk Terekam Kamera Drone

"Ini adalah tempat yang fantastis untuk memantau paus karena mereka sangat dekat dengan ujung daratan," kata Dr Noad.

"Kami tahu bahwa sekitar 80 persen populasi lewat dalam jarak 5 kilometer dari tanjung, jadi mereka mudah dilihat - ini seperti menghitung domba ketika mereka melewati gerbang," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika ada terjadi kehancuran populasi, itu bisa memiliki beberapa konsekuensi untuk Queensland.

"Pasti akan ada lebih sedikit paus dan paus-paus itu mungkin kesulitan bertahan hidup - Anda mungkin melihat anak paus yang sakit dan tidak dalam kondisi baik dan itu bisa berdampak pada industri pengamatan paus di pantai timur, yang bernilai lebih dari 100 juta dollar AS bagi perekonomian," Kata Dr Noad.

"Kami sangat mungkin melihat peningkatan jumlah penelantaran paus juga - mungkin paus yang sakit akan berenang sendiri, dan juga paus yang mati di laut akan menghadirkan bahaya bagi industri pengiriman," tambahnya.

Penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah Population Ecology.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.