Kompas.com - 25/02/2019, 13:38 WIB
Piramida Giza Intisari onlinePiramida Giza

KOMPAS.com - Piramida Giza adalah satu dari sekian banyak misteri masa lalu yang masih mengusik banyak orang, terutama para ilmuwan.

Hal menarik tentang  piramida Giza bukan hanya terkait ruang kosong dan tersembunyi, tapi juga teka-teki bagaimana orang Mesir kuno membangun struktur yang sangat memukau tanpa teknologi modern.

Salah satu hal yang paling membingungkan adalah bagaimana bangunan itu bisa sangat sejajar dan mendekati sempurna.

Meski piramida Giza agak miring, keseluruhan sisi persegi yang mencapai 138,8 meter cukup lurus dan sejajar dari utara, selatan, timur, dan barat.

Berbagai teori muncul untuk mengungkap bagaimana orang Mesir kuno membangun piramida Giza. Terbaru, seorang arkeolog menyodorkan gagasan yang datang dari fenomena equinox.

Baca juga: Tak Sempurna, Piramida Giza Ternyata Miring Sebelah

"Orang Mesir kuno yang membangun piramida Giza kemungkinan besar menyelaraskan pembangunan dengan titik-titik utama dari akurasi busur dengan sangat terperinci, atau seper 15 derajat," tulis arkeolog Glen Dash dalam laporan yang terbit di jurnal Ancient Egyptian Architecture.

Faktanya, tiga piramida terbesar di Mesir, dua di Giza dan satu di Dahshur, sangat sejajar padahal dibuat di era minim teknologi, tanpa drone, blue print, atau pemodelan komputer. Semua dilakukan secara tradisional pada masa itu.

"Ketiga piramida menunjukkan sedikit error yang sama, ketiganya berputar sedikit berlawanan dengan arah jarum jam dari titik kardinal," imbuh Dash.

Melansir Science Alert, Minggu (24/2/2019),sejauh ini ada banyak dugaan dari para ilmuwan  tentang bagaimana orang-orang Mesir kuno membangun piramida Agung.

Ada yang menyebut mereka menggunakan bintang kutub atau menggunakan bayangan matahari untuk membangun monumen yang sejajar. Meski begitu, rahasia pembangunan piramida Agung masih belum jelas dan tetap menjadi misteri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Fenomena
Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Oh Begitu
Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Kita
Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Oh Begitu
WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kita
Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Fenomena
Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Oh Begitu
95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

Oh Begitu
Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Oh Begitu
Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Oh Begitu
Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Oh Begitu
Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Oh Begitu
Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.