Gunung Bromo Erupsi, PVMBG Tingkatkan Status Jadi Waspada

Kompas.com - 19/02/2019, 12:21 WIB
Warga melintas di kawasan wisata Gunung Bromo di Metigen, Desa Ngadisari, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (7/6/2018). Lokasi wisata tersebut menjadi tujuan favorit wisata karena panorama alamnya yang menjadi magnet wisatawan lokal maupun mancanegara.MAULANA MAHARDHIKA Warga melintas di kawasan wisata Gunung Bromo di Metigen, Desa Ngadisari, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (7/6/2018). Lokasi wisata tersebut menjadi tujuan favorit wisata karena panorama alamnya yang menjadi magnet wisatawan lokal maupun mancanegara.

KOMPAS.com - Gunung Bromo mengalami erupsi pada Selasa (19/02/2019) pukul 06.00 WIB. Dalam keterangan pers yang dibagikan oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani, tinggi kolom abu 600 meter di atas puncak (2.929 m di atas permukaan laut).

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga coklat dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal condong ke arah timur laut, timur, tenggara, selatan, dan barat daya, dan barat," ungkap Kasbani melalui pesan singkat.

"Emisi abu menerus dengan amplitudo gempa tremor menerus 0.5-1 mm dominan 1 mm," imbuhnya.

Baca juga: Apakah Erupsi Gunung Anak Krakatau Benar-benar Berhenti?

Kasbani juga menegaskan bahwa saat ini Gunung Bromo berada pada Status Level II (Waspada).

"Masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengujung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Gunung Bromo," tegasnya.




Close Ads X