Kompas.com - 15/02/2019, 17:35 WIB
Ilustrasi CakeioIlustrasi

KOMPAS.com - Kicauan Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak Achmad Zaky mendadak mendapat perhatian publik.

Zaky menyoroti tentang besaran dana research anda development di Indonesia yang dinilainya tertinggal dibanding negara lain.

Dalam kicauannya itu, Zaky juga memaparkan besaran dana yang dikucurkan oleh beberapa negara dunia untuk penelitian dan pengembangan ilmiah.

Terlepas dari kontroversi twit tersebut, bagaimana sebenarnya kondisi dunia penelitian di Indonesia?

Baca juga: Tingkatkan Publikasi Ilmiah, Unimal Kerjasama dengan UKM Malaysia

1. Jumlah publikasi

Menurut data dari SCImago, dari tahun 1996 hingga 2017, jumlah publikasi oleh peneliti Indonesia mencapai angka 75.220 dokumen. Angka ini tertinggal dari negara-negara Asia lainnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terbukti dengan Indonesia menempati peringkat ke-11 dalam jumlah publikasi selama periode tersebut.

Adapun di dunia, Indonesia menempati urutan ke-52 jumlah publikasi internasional selama periode tersebut.

Meski tertinggal, sebenarnya jumlah publikasi internasional peneliti Indonesia terpantau meningkat.

Pada 2016, jumlah publikasi internasional peneliti Indonesia mencapai 12.185 atau peringkat 45 dunia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Bagaimana Atlet Bisa Kena Serangan Jantung? | Alasan Varian Delta Picu Lonjakan Kasus Covid-19

[POPULER SAINS] Bagaimana Atlet Bisa Kena Serangan Jantung? | Alasan Varian Delta Picu Lonjakan Kasus Covid-19

Oh Begitu
Gletser Darah di Pegunungan Alpen Bisa Jadi Penanda Perubahan Iklim

Gletser Darah di Pegunungan Alpen Bisa Jadi Penanda Perubahan Iklim

Oh Begitu
Isolasi Mandiri di Rumah, Ini yang Harus Dilakukan Pasien COVID-19

Isolasi Mandiri di Rumah, Ini yang Harus Dilakukan Pasien COVID-19

Kita
Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Berolahraga, Ini Saran Ahli

Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Berolahraga, Ini Saran Ahli

Oh Begitu
Wisma Atlet Hampir Penuh, Siapa Saja yang Boleh Isoman?

Wisma Atlet Hampir Penuh, Siapa Saja yang Boleh Isoman?

Kita
Akhirnya Diakui, Bumi Sekarang Punya Samudra Kelima

Akhirnya Diakui, Bumi Sekarang Punya Samudra Kelima

Fenomena
Peneliti Temukan Telur Ayam dengan Kondisi Utuh Berusia 1000 Tahun

Peneliti Temukan Telur Ayam dengan Kondisi Utuh Berusia 1000 Tahun

Oh Begitu
Alasan Hiu Karang Berselancar di Siang Hari Akhirnya Terkuak, Studi Jelaskan

Alasan Hiu Karang Berselancar di Siang Hari Akhirnya Terkuak, Studi Jelaskan

Fenomena
Ahli Jelaskan Bagaimana Varian Delta Virus Corona Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Ahli Jelaskan Bagaimana Varian Delta Virus Corona Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Oh Begitu
Sperma Tikus Bertahan 6 Tahun di ISS, Akankah Jadi Jawaban Cara Bereproduksi di Luar Angkasa?

Sperma Tikus Bertahan 6 Tahun di ISS, Akankah Jadi Jawaban Cara Bereproduksi di Luar Angkasa?

Oh Begitu
Ahli Jelaskan Bagaimana Atlet Bisa Terkena Serangan Jantung

Ahli Jelaskan Bagaimana Atlet Bisa Terkena Serangan Jantung

Oh Begitu
Varian Delta yang Menyebar di Kudus Disebut Super Strain, Ini Penjelasan Ahli

Varian Delta yang Menyebar di Kudus Disebut Super Strain, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Virus Corona Terus Bermutasi, Apakah Akan Muncul Varian Mahakuat?

Virus Corona Terus Bermutasi, Apakah Akan Muncul Varian Mahakuat?

Oh Begitu
Varian Virus Corona Delta Menggandakan Risiko Rawat Inap, Ini Risetnya

Varian Virus Corona Delta Menggandakan Risiko Rawat Inap, Ini Risetnya

Oh Begitu
6 Cara Mengurangi Keringat Berlebih Saat Musim Kemarau

6 Cara Mengurangi Keringat Berlebih Saat Musim Kemarau

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X