Pil yang Suntikkan Insulin ke Perut Tercipta, Akhir dari Jarum Suntik?

Kompas.com - 09/02/2019, 18:33 WIB
SOMADiana Saville SOMA

KOMPAS.com – Salah satu terapi untuk diabetes adalah suntikan insulin. Namun, hal itu tampaknya akan segera berubah.

Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah berhasil menciptakan pil pintar yang dapat secara otomatis menyuntikkan dosis insulin secara berkala langsung ke perut.

Pil tersebut diberi nama SOMA yang merupakan singkatan dari self-orienting millimeter-scale applicator.

Untuk dapat mencapai kemampuan tersebut, para peneliti merancang bentuk lekukan pil agar menyerupai tempurung kura-kura macan tutul (Stigmochelys pardalis). Bentuk itu membuat pil bisa selalu tegak dan menempel pada lapisan perut.

Baca juga: Diabetes Saat Kehamilan, Harus Bagaimana supaya Tidak Kena?

Sementara itu, isi pil adalah insulin yang sudah melalui pengeringan beku seperti isi insulin bentuk suntikan. Hanya saja, insulin dikompres agar muat dalam pil.

Menurut siaran pers MIT, insulin sepenuhnya dilepaskan ke tubuh dalam waktu satu jam. Setelah itu, pil akan keluar dari tubuh melalui saluran pencernaan.

Sejauh ini, para peneliti baru melakukan uji coba pada babi, dan hasilnya menjanjikan.

Maria José Alonso, profesor biofarmasi dan teknologi farmasi University of Santiago de Compostela, Spanyol, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, adalah salah satu yang meyakini bahwa studi para peneliti MIT memiliki implikasi besar di dunia kesehatan.

Dia mengatakan, kita tidak bicara soal peningkatan penyerapan insulin yang sedikit, sesuatu yang selama ini dicapai oleh mayoritas peneliti. Ini merupakan terobosan teknologi paling realistis dan berdampak untuk penghantaran peptida oral.




Close Ads X