Kompas.com - 24/01/2019, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Para peneliti dikejutkan dengan tumbukan meteorit saat gerhana bulan pada Senin (21/01/2019). Gerhana ini memang tidak terlihat dari Indonesia.

Meski begitu, kabar tumbukan meteorit ini juga menyita perhatian para astronom Indonesia. Salah satunya adalah Marufin Sudibyo, seorang astronom amatir.

"Jadi ada dua kejadian tumbukan meteorit di Bulan hanya dalam selisih beberapa menit. Lokasinya sangat berbeda, nyaris berseberangan," ungkap Marufin kepada Kompas.com, Kamis (24/01/2019).

Namun, perhitungan yang akan diungkap Marufin kali ini adalah tumbukan meteorit pertama.

"Tumbukan pertama terjadi di koordinat 29,47 LS 67,77 BB Bulan," kata Marufin.

Baca juga: Kali Pertama, Meteorit Hantam Permukaan Bulan saat Blood Moon

"Tepatnya sekitar 180 km dari kawah Byrgius, salah satu kawah terkenal di Bulan karena memiliki rays sepanjang 400 km," imbuhnya.

Rays sendiri adalah jejak semburan material produk tumbukan benda langit di masa silam. Dengan kata lain, kawah Byrgius juga tercipta akibat tumbukan meteorit.

"Tumbukan itu (saat gerhana) bikin kelipan cahaya seterang antara magnitudio +7 sampai dengan +8," ujar Marufin.

Kelipan cahaya inilah yang tertangkap kamera beberapa astronom dan pengamat gerhana di beberapa negara seperti Kanada.

Salah satu orang yang berhasil mengabadikan tumbukan meteorit itu adalah Jose Maria Madiedo, astrofisikawan dari University of Huelva, Spanyol.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.