Katak Romeo Paling Kesepian di Dunia Akhirnya Bertemu Sang Juliet

Kompas.com - 16/01/2019, 17:00 WIB
Juliet, katak air Sehuencas di tangan Teresa Camacho Badani, dari museum sejarah alam Cochabamba. Juliet akan dipasangkan dengan Romeo yang sudah 10 tahun sendiri. Juliet, katak air Sehuencas di tangan Teresa Camacho Badani, dari museum sejarah alam Cochabamba. Juliet akan dipasangkan dengan Romeo yang sudah 10 tahun sendiri.


KOMPAS.com - Seekor katak bernama Romeo dianggap sebagai yang terakhir dari spesiesnya. Setelah bertahun-tahun sendiri, akhirnya katak itu menemukan Julietnya.

Dikenal sebagai katak yang paling kesepian di dunia, selama sepuluh tahun Romeo berjuang bertahan hidup agar tidak binasa dan punah. Selama bertahun-tahun pula, ia mendekam dalam akuarium.

Akhirnya penantiannya membuahkan hasil. Belum lama ini para ahli menemukan saudaranya bersembunyi di dalam hutan Bolivia yang terpencil. Tak hanya satu, ahli menemukan lima katak air Sehuencas (Telmatobius yuracare), dua betina dan tiga jantan.

Temuan ini mungkin belum cukup untuk mempertahankan populasi di alam liar, tapi setidaknya masih ada harapan dari upaya konservasi.

Baca juga: Tertangkap Kamera, Ular Piton Gendong Katak Tebu di Australia

Para ilmuwan dari Museum Sejarah Alam Bolivia (Museo de Historia Natural Alcide dOrbigny) akan mencoba membiakkan amfibi yang terancam punah itu di penangkaran sebelum membawanya kembali ke alam liar.

Salah satu betina yang baru ditemukan dan paling enerjik khusus akan dipasangkan untuk Romeo. Seperti pada kisah romantis legendaris, katak betina itu dinamai Juliet.

"Ia sangat kuat dan mampu berenang dengan sangat cepat. Ia tampak hebat dan sehat," kata Teresa Camacho Badani, kepala herpetologi yang menemukan katak tersebut seperti dilansir Science Alert, Rabu (16/1/2019).

Menurut Camacho, kepribadian katak Juliet sangat berlawanan dengan katak Romeo yang pemalu.

"Jadi kami pikir mereka akan menjadi pasangan yang sangat cocok," imbuhnya yakin.

Masa kritis kehidupan amfibi

Para ahli telah memperingatkan bahwa akan terjadi peristiwa kepunahan massal di muka Bumi, salah satu yang paling jelas adalah di dunia amfibi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X