Demi Selamatkan Populasi Ikan Trout, 4 Singa Laut Terpaksa Dibunuh

Kompas.com - 14/01/2019, 18:02 WIB
Ilustrasi singa laut. wikipediaIlustrasi singa laut.

OREGON, KOMPAS.com - Pihak berwenang di negara bagian Oregon, ASterpaksa menyuntik mati empat singa laut dalam sebulan terakhir. Hal ini merupakan bagian dari program perlindungan ikan salmon dan ikan trout berkepala baja yang berisiko punah.

Juru bicara Departemen Ikan dan Satwa Liar, Rick Swart mengatakan, "pembunuhan" singa laut California itu telah dimulai sejak pertengahan Desember dan akan berlanjut hingga Mei.

Swart menjelaskan, pembunuhan itu diperlukan untuk menyelamatkan ikan berkepala baja yang bermigrasi. Singa laut diketahui telah membinasakan ikan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Padahal, ikan itu berenang dari laut ke arah hulu untuk bertelur.

Baca juga: Pertama Kali Terlihat, Singa Laut Kanibal Kejutkan Peneliti

"Ilmuwan kami percaya bahwa jika singa laut ini tidak dihilangkan, ikan kepala baja itu bisa punah kapan saja," tegas Swart dikutip dari AFP, Jumat (11/01/2019).

Dia mengatakan bahwa ikan salmon juga mengalami ancaman yang sama oleh singa laut. Populasi mamalia laut itu tercatat tumbuh pesat sejak disahkannya undang-undang perlindungan mamalia laut pada 1972.

"Apa yang terjadi di sini adalah kita memiliki ikan kepala baja asli Oregon yang sedang bermigrasi dan mereka bergerak dari lautan ke hulu untuk memijah," ujar Swart.

"Dan ketika sampai di Air Terjun Willamette, mereka mendatangi air terjun dan bendungan serta butuh waktu untuk menyeberanginya," sambungnya.

Swart menambahkan ketika ikan berkumpul di sebuah kolam besar untuk bersiap menyeberang ke air terjun dan bendungan, di situlah serangan singa laut terjadi.

Mereka berenang masuk ke kolam dan memakan ikan trout bekepala baja itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X