Begini Panorama Sisi Jauh Bulan yang Diambil Wahana Antariksa China

Kompas.com - 13/01/2019, 20:16 WIB
Panorama sisi jauh bulan yang diambil oleh wahana antariksa China Panorama sisi jauh bulan yang diambil oleh wahana antariksa China

KOMPAS.com - Misi wahana antariksa China, Chang'e 4 kembali membuat kejutan. Setelah berhasil mendarat di sisi terjauh bulan, kini misi itu membagikan pemandangan panorama yang luar biasa di sana.

Sebenarnya, misi ini terdiri dari dua robot, yaitu Chang'e 4 dan Yutu 2. Sejak pendaratannya, mereka telah menjelajahi permukaan bulan di dalam Von Karman, area selebar 186 km.

Panorama yang berhasil diabadikan oleh Chang'e 4 menunjukkan di bagian kiri Yutu 2 ada jejak ban yang ditinggalkan robot petualang itu.

Dibanding Chang'e 4, Yutu 2 memiliki lebih banyak kebebasan untuk mengeksplorasi wilayah Bulan. Sayangnya, baru seharian menjelajah, robot itu segera "tidur siang".

Baca juga: Berkat China, Kini Ada Makhluk Hidup di Bulan

Tidurnya robot tersebut untuk menghidari kepanasan selama hari di Bulan yang sangat panjang. Menurut Akademi Ilmu Pengetahuan China, suhu di Bulan mencapai 100 derajat Celcius.

Dilansir dari Space.com, Jumat (11/01/2019), permukaan bulan mengalami berhari-hari dan malam yang masing-masing berlangsung sekitar 14 hari di Bumi.

Keberhasilan Yutu 2 terbangun dari "tidur siang" adalah sebuah prestasi tersendiri yang melebihi pendahulunya, robot Yutu yang gagal pada 2013.

Panorama itu juga menunjukkan tepi beberapa instrumen sains yang berada di atas Chang'e 4. Menurut Badan Antariksa Nasional China (CNSA), instrumen itu merupakan kolaborasi antara China dengan pemerintah lainnya.

Instrumen tersebut akan mengumpulkan pengamatan di sisi jauh bulan dan mengirimkan kembali data sains tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Sayangnya, informasi ini tidak dapat dikirim langsung dari sisi jauh Bulan ke Bumi karena terhalang "badan" bulan.

Sebagai gantinya, sinyal akan dikirim dari permukaan bulan ke satelit relai bernama Queqiao.

Dengan gambar panorama ini, kita bisa mendapatkan pandangan mata tentang misi Chang'e 4.

Nantinya, kedua robot akan berteman dengan Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA, yang dijadwalkan terbang di atas lokasi pada 31 Januari.



Sumber SPACE.COM
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X