Elon Musk Sebut Kemungkinan Penduduk Pertama Mars adalah AI

Kompas.com - 29/12/2018, 17:00 WIB
Mars One Foundation, Senin (9/11/2013) lalu, sudah menutup pendaftaran bagi sukarelawan yang ingin terbang dan bermukim di Planet Mars pada 2023 mendatang. Sebanyak 202.586 sukarelawan dari 140 negara sudah mengajukan aplikasinya. www.dezeen.comMars One Foundation, Senin (9/11/2013) lalu, sudah menutup pendaftaran bagi sukarelawan yang ingin terbang dan bermukim di Planet Mars pada 2023 mendatang. Sebanyak 202.586 sukarelawan dari 140 negara sudah mengajukan aplikasinya.

KOMPAS.com - Pembicaraan mengenai misi ke planet Mars seakan tak ada habisnya. Apalagi mendaratkan manusia ke planet merah itu belum pernah dicoba.

Di lain sisi, perkembangan teknologi saat ini yang begitu pesat bukan hal mustahil bahwa penghuni pertama Mars bukanlah manusia, melainkan mesin pintar.

Pertanyaan ini kemudian dilontarkan oleh seorang pengguna twitter kepada Elon Musk, bos perusahaan antariksa swasta SpaceX.

Musk ditanya mengenai kemungkinan "penduduk" pertama Mars adalah kecerdasan buatan atau artificial intelligence ( AI). Musk menjawab pertanyaan itu dengan mengatakan "30 persen".

Baca juga: Mantan Astronot NASA: Kirim Manusia ke Mars adalah Langkah Bodoh

Sayangnya, Musk tidak menjelaskan mengapa dia menyebut angka tersebut. Meski begitu, itu berarti bos SpaceX tersebut percaya adanya kemungkinan AI lebih dulu mendarat di planet merah dibanding manusia.

Melansir dari BGR, Jumat (28/12/2018), AI yang dimaksud Musk bisa berupa apa saja. Mulai dari robot penjelajah mandiri hingga pendarat statis yang emlakukan eksperimen tanpa perintah langsung dari ilmuwan.

Bisa pula berupa mesin AGI (Artificial General Intelligence) atau ASI (Artificial Super Intelligence).

Hingga kini, misi Mars berawak sepenuhnya hanya berupa hipotesis. Perusahaan seperti SpaceX dan badan penelitian dunia sedang bekerja keras menemukan teknologi yang memungkinkan manusia menjelajah lebih jauh dari Bulan.

Maka, bisa jadi, hipotesis Musk benar bahwa yang pertama menjadi penduduk Mars adalah AI. Tapi untuk membuktikannya, kita perlu menunggu sampai hal itu benar-benar terjadi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber bgr
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X