Waspadai Sariawan yang Lama Sembuh, Bisa Jadi Tanda Kanker Mulut

Kompas.com - 14/12/2018, 18:07 WIB
Sariawan p_saranyaSariawan

Hal ini karena pada luka yang normal, terbukanya lapisan kulit membuat saraf-saraf di sekitar luka atau sariawan yang sebelumnya terlindungi oleh mukosa menjadi terbuka dan terasa sakit.

Sementara itu, pada sariawan yang tidak normal, luka atau sariawan akan terasa tidak sakit. Hal ini disebabkan oleh sel-sel yang berkembang tidak normal, mulai membelah diri dan menutupi luka dan membuat sariawan atau luka tersebut terasa tidak sakit.

Kalau Anda mengalami hal seperti ini, Seno menyarankan untuk segera berkonsultasi pada layanan kesehatan terpercaya dan menentukan tindakan lebih lanjut. Pasalnya, sariawan biasa pun jika tidak diberikan tindakan lebih lanjut, akan menjadi lebih kronis.

Rahmi menjelaskan, biasanya sariawan yang tidak kunjung sembuh dan dinyatakan positif kanker mulut oleh dokter sudah berada pada stadium dua dan masih ada harapan untuk disembuhkan. Namun, Rahmi menghimbau untuk sedari sekarang menghindari kebiasaan yang dapat menyebabkan kanker mulut, seperti rokok, alkohol, dan pola makan yang buruk.

Ia juga menyarakan agar kita selalu memperhatikan kondisi rongga mulut. Pasalnya, segala perubahan yang terjadi pada rongga mulut, seperti warna, munculnya bercak-bercak, dan muncul luka yang misterius, bisa berujung pada kondisi yang tidak kita inginkan.

Kanker mulut adalah penyakit yang bisa dicegah. Dengan deteksi dini dan mengenali gambaran yang ada di rongga mulut, kita bisa menghindari kanker mulut,” pungkas Rahmi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X