Kompas.com - 23/11/2018, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Ingin buang air kecil (BAK) saat sedang melakukan aktivitas penting atau berkendara mungkin terasa mengganggu. Kebanyakan orang akan menahan kencing hingga menemukan toilet atau selesai menyelesaikan aktivitas.

Rasa ingin ke toilet tersebut terjadi berkat reseptor kecil di dinding kandung kemih. Reseptor tersebut mengirim sinyal ke otak ketika kandung kemih penuh.

Meski begitu, tubuh kita memiliki kontrol penuh atas fungsi kandung kemih. Artinya, ketika perasaan ingin berkemih itu muncul, kita bisa memilih segera kencing atau menahannya.

Namun, jika kita memilih untuk menahannya, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh?

Melansir dari Science Alert, Rabu (07/03/2018), dalam salah satu video SciShow, pembawa acara Michael Aranda menjelaskan bahwa ketika kita membuat keputusan untuk menahan kencing maka tutup tabung di kandung kemih akan menutup dengan erat.

Tertutupnya kandung kemih ini akan menjaga urine tidak bocor melalui uretra.

Baca juga: Dokter Jelaskan Alasan Air Kencing Terkadang Berubah Warna

Otot kecil tersebut memiliki kekuatan yang luar biasa karena bisa bekerja secara konsisten dalam jangka waktu lama.

Meski begitu, menahan kencing bukan tanpa risiko. Sering menahan kencing dalam jangka waktu panjang bisa memunculkan risiko infeksi lebih tinggi.

Terus mehanan rasa ingin BAK bisa melemahkan otot kandung kemih. Akibatnya, terjadi retensi urine atau kondisi yang mencegah kita mengosongkan kandung kemih sepenuhnya saat kencing.

Selain itu, menahan kencing dalam jangka waktu lama juga membuat tubuh terpapar bakteri yang mungkin membahayakan. Itu membuat peluang terkena infeksi saluran kemih (ISK) menjadi lebih besar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.