Kompas.com - 17/11/2018, 17:08 WIB
Ikan bernama Methuselah genap berusia 80 tahun CA Academy of Sciences/TwitterIkan bernama Methuselah genap berusia 80 tahun

KOMPAS.com - Methuselah bukanlah sembarang ikan. Spesies lungfish australia (Neoceratodus fosteri) yang tinggal di penangkaran di California Academy of Science's Steinhart Aquarium di San Francisco tersebut merupakan ikan tertua yang hidup di penangkaran.

November ini, ikan sebesar 1,2 meter itu genap berusia 80 tahun. Methuselah sendiri didatangkan dari Australia pada tahun 1938, sedangkan namanya diambil dari tokoh Alkitab yang memiliki umur panjang, yakni Methuselah yang berusia 969 tahun.

Kelompok ikan air tawar purba ini sudah ada selama 400 juta tahun. Salah satu cirinya adalah kandung kemih yang bisa mengatur daya apung dan juga sebagai paru-paru primitif yang memungkinkan untuk menghirup udara.

Selain lungfish australia, masih ada juga lungfish afrika dan amerika selatan. Kedua kelompok terakhir ini diketahui bersembunyi di lumpur dan menghirup udara selama berbulan-bulan ketika kolam air menghilang di musim kemarau. Kadang-kadang, mereka juga menggunakan empat sirip untuk 'berjalan' ke kolam lain.

Baca juga: 150 juta tahun lalu, Ikan Mirip Piranha Sudah Meneror Lautan

Lantas apa rahasia umur panjang Methuselah?

Menurut Allan Jan, ahli biologi senior serta perawat utama Methuselah di Steinhart Aquarium, alasan dibalik umur panjang itu karena genetika.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lungfish memang merupakan spesies ikan yang diberkati berumur panjang. Rekor sebelumnya dipegang lungfish yang tinggal di Chicago Shedd Aquarium. Ikan itu pada tahun 2017 mati ketika mencapai usia 84 tahun.

Namun meski meski secara genetik berumur panjang, Methuselah juga memiliki karakteristik yang mendukung daya tahannya. Semisal, ikan itu memiliki selera makan yang bagus. Ia makan semua yang ditawarkan Jan dalam porsi yang paling banyak.

Baca juga: Tiga Ikan Spesies Baru Ditemukan di Bagian Terdalam Samudra Pasifik

"Methuselah juga tak pilih-pilih makanan, tapi makanan favoritnya udang dan buah ara," kata Jan.

Jan juga memperhatikan jika jenis ikan ini lebih suka ketenangan daripada tinggal di tangki besar berisi ikan sejenisnya. Hal menarik lainnya, ikan ini juga menyukai gosokan pada perut dan kepalanya. Seperti anak anjing.

Lungfish Australia dianggap sebagai spesies yang dilindungi. Ikan ini dapat ditangkap hanya dengan izin khusus, ekspornya juga diatur secara ketat. Itulah mengapa Methuselah juga merupakan duta bagi spesies liar lain yang populasinya makin menurun karena kehilangan habitatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.