Kompas.com - 13/11/2018, 12:28 WIB
Set suhu kamar pada temperatur 23-25 derajat celsius saja. THINKSTOCKPHOTOSSet suhu kamar pada temperatur 23-25 derajat celsius saja.

KOMPAS.com — Informasi cuaca dari luar negeri, khususnya dari Amerika Serikat, kerap menggunakan satuan Fahrenheit untuk menyatakan suhu. Padahal, kebanyakan negara di dunia, termasuk Indonesia, menggunakan Celcius. 

Penyebutan suhu yang menggunakan satuan Fahrenheit tentu berbeda perhitungannya dengan Celcius.

Fahrenheit termasuk dalam sistem hitung matriks, memiliki titik beku di angka 32 dan titik didih di angka 212. Sementara Celcius tergolong dalam sistem hitung imperial dengan titik beku di angka 0 dan beku di 100. 

Secara angka, satuan Celcius lebih mudah dihitung ketimbang Fahrenheit karena memiliki angka yang bulat. 

Dilansir dari Vox, akibat perbedaan ini Amerika Serikat pernah kehilangan satelitnya seharga 125 juta dollar yang diluncurkan menuju Mars pada 1999. Penyebabnya, tidak lain karena adanya kesalahan perhitungan konversi imperial dan matriks.

Jadi pertanyaannya, mengapa AS tidak menggunakan Celcius yang lebih umum dan mudah? 

Perhitungan Fahrenheit dipatenkan pada 1724 oleh penemunya, Daniel Gabriel Fahrenheit, dan masuk menjadi bagian British Royal Society.

Saat Inggris mampu menaklukkan banyak negara jajahan pada abad ke-18 dan 19, sistem Fahrenheit dan perhitungan imperial lainnya tersebar ke wilayah yang begitu luas. Dengan demikian, saat itu Fahrenheit menjadi sistem standar yang pasti digunakan di wilayah-wilayah kekuasaan Inggris di berbagai penjuru dunia.

Baca juga: Terungkap, Alasan Cuaca Beberapa Hari Ini Panas Terik

Sementara itu, di tengah masa Revolusi Perancis, sistem perhitungan matriks seperti Celcius, gram, dan meter, mulai populer. Pada akhir abad ke-20, sistem ini semakin populer dan digunakan di berbagai negara berbahasa Inggris.

Saat itu AS juga menjadi salah satu negara yang turut mencoba sistem matriks.

Ilustrasi suhu.SHUTTERSTOCK Ilustrasi suhu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.