Mengapa Mayoritas Manusia Menggunakan Tangan Kanan? - Kompas.com

Mengapa Mayoritas Manusia Menggunakan Tangan Kanan?

Kompas.com - 09/11/2018, 17:13 WIB
Seniman dan kartunis melukis masal di halaman Bentara Budaya Jakarta, Selasa (10/7/2018). Acara ini untuk mengenang almarhum kartunis GM Sudarta.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Seniman dan kartunis melukis masal di halaman Bentara Budaya Jakarta, Selasa (10/7/2018). Acara ini untuk mengenang almarhum kartunis GM Sudarta.

KOMPAS.com – Mayoritas manusia di di dunia ini, sekitar 85 persen-90 persen, beraktivitas menggunakan tangan kanan.

Mulai dari mengangkat hingga menggerakkan benda, sebagian besar manusia melakukannya dengan tangan kanan. Sementara, tangan kiri dimanfaatkan untuk mengerjakan pekerjaan yang minor, bahkan hanya sebagai penunjang tangan kanan.

Tidak hanya tangan, seluruh anggota tubuh sebelah kanan juga bekerja dengan cara yang sama.

Tangan kanan dinilai lebih terampil dan luwes saat digunakan dalam melakukan banyak aktivitas. Misalnya kaki kanan lebih banyak digunakan untuk menendang bola.

Kerja otak kiri

Menurut arkeolog dari University of Liverpool, Natalie Uomini, sejauh ini tidak ditemukan temuan arkeologi yang menunjukkan ada populasi manusia yang mayoritas menggunakan tangan kiri.

Dilansir dari BBC, semua aktivitas anggota tubuh manusia dikontrol dari pusat yang sama, yakni otak. Sementara, sebagian besar gerak tubuh kita berada di bawah kinerja otak kiri.

Syaraf-syaraf otak kiri ini mampu menggerakkan anggota-anggota tubuh sebelah kanan, mulai dari mata, tangan, kaki, dan sebagainya. Begitu pula berlaku sebaliknya, otak kanan yang menggerakkan bagian tubuh sebelah kiri.

Baca juga: Apa Beda Otak Kanan dan Kiri?

Beberapa pihak berpendapat cara kerja otak yang seperti itu juga berlaku pada sistem tubuh binatang sejak setengah miliar tahun yang lalu.

Pembagian kerja otak yang demikian akan mengefektifkan kerja tubuh. Saat otak kiri banyak mengurus aktivitas rutin, otak bagian kanan bertugas mengawasi hal-hal tak terduga yang bisa terjadi di sekitarnya.

Hal ini dapat dilihat pada ikan, burung, dan katak yang lebih banyak menyerang mangsa yang terlihat di mata sisi kanan.

Evolusi manusia

Meskipun teori ini sulit dibuktikan, peneliti, Stephanie Braccini menyebut, pada awal perkembangannya, manusia yang berjalan merangkak menggunakan empat kaki mulai mengalami perubahan dengan berjalan tegak dan hanya menggunakan dua kakinya saja.

Sementara dua tangan yang sebelumnya juga digunakan untuk berjalan, kini difungsikan untuk mengerjakan tugas yang lain.

Tugas itu misalnya membuat peralatan berburu, memasak, atau untuk mencari makan berupa binatang dan tumbuhan.

Sebuah bukti ditunjukkan dari gigi spesies Homo heidelbergensis yang diawetkan. Dari gigi itu, ditemukan informasi bahwa makanan dimasukkan ke dalam mulut menggunakan tangan bagian kanan.

Pendapat ini memang sulit dibuktikan kebenarannya, karena harus melakukan tes neurologis pada nenek moyang yang sudah lama mati. Saat ini tidak ada yang tahu alasan apa yang sebenarnya terjadi, hingga  kehidupan kita saat ini mayoritas menggunakan tangan kanan dibanding tangan kiri.

Kidal

Ilustrasi kidaleverydayplus Ilustrasi kidal
Meskipun begitu, keberadaan mereka yang menggunakan tangan kiri untuk  beraktivitas tidak bisa dipungkiri. Berdasarkan sebuah penelitian di buletin psikologi tahun 1977, disebutkan orang-orang yang beraktivitas menggunakan tangan kiri memiliki beberapa kelebihan.

Misalnya, kemampuan pemulihan otak dari kerusukan lebih cepat dari pada mereka yang menggunakan tangan kanan dalam aktivitasnya.

Selain itu, dalam beberapa jenis pertandingan olahraga, penggunaan tangan kiri ini dapat mempersulit prediksi lawan untuk menangkis serangan.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dapat disimpulkan tidak ada rugi dan salahnya menjadi berbeda dari norma atau kebiasaan yang dipakai oleh kebanyakan orang.



Close Ads X