Kompas.com - 01/10/2018, 20:00 WIB
Peta wilayah terdampak gempa dan tsunami Sulteng dari LAPAN Peta wilayah terdampak gempa dan tsunami Sulteng dari LAPAN

"Peta ini kemudian ditumpangsusunkan dengan peta citra satelit resolusi tinggi sehingga dapat diperkirakan objek-objek apa yang terdapat pada zona potensi genangan tersebut," tambahnya.

Dari peta kedua ini, kita bisa melihat bahwa pada zona genangan terdapat berapa banyak rumah, penggunaan lahan maupun infrastruktur.

Kedua peta yang dihasilkan dalam waktu 24 jam itu setidaknya memberikan kita gambaran yang terjadi di wilayah terdampak gempa dan tsunami.

Menindaklanjuti kedua peta ini, pihak LAPAN juga bekerja sama dengan komunitas internasional untuk memperoleh hasil penginderaan jauh pasca gempa.

"Harapannya setelah diperoleh data dari komunitas intenasional (International Charter on Space for Major Disaster), akan dapat diperoleh data satelit penginderaan jauh setelah terjadi bencana," kata pihak LAPAN.

"Jika ini diperoleh, maka dapat dianalisa jumlah bangunan, penggunaan lahan dan area terdampak bencana," tegasnya.

Keseluruhan peta, dapat diperoleh dalam link berikut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.