Ingin Perbaiki Kualitas Udara, London Andalkan Taksi Listrik

Kompas.com - 09/09/2018, 18:34 WIB
Taksi hitam listrik di kota London Taksi hitam listrik di kota London

LONDON, KOMPAS.com - Di London, selama lebih dari 20 tahun, taksi hitam yang juga dikenal sebagai "black cabs" telah menjadi ikon kota.

Sayangnya, keberadaan taksi hitam ini kurang baik untuk kualitas udara kota metropolitan itu. Maka, untuk melawan polusi udara, London secara bertahap mengurangi taksi bermesin diesel ini.

Untuk diketahui, taksi hitam di London memang punya status cult. Tapi mobil ini juga sumber polusi utama.

Hal itu jauh berbeda dengan taksi listrik. Mobil ini tidak bising dan lebih bersih dibanding mobil bermesin diesel.

Selain itu, teksi listrik juga punya berbagai keunggulan lainnya.

"Pintu membuka ke arah yang berlawanan. Penumpang bisa masuk dengan mudah saat lalulintas padat," kata Paul Chrisostomou, salah satu sopir taksi listrik.

"Di sini ada USB port juga Wifi. Semua terkoneksi, dan dikendalikan oleh sopir", jelasnya.

Taksi diesel lawas tentu tidak bisa bersaing melawan semua fitur modern itu.

Ini membuat para pemilik taksi hitam kebingungan. Apalagi harga taksi listrik 25 persen lebih mahal ketimbang taksi diesel.

Steve Kenton, sopir taksi hitam bercerita, "Harganya 62.000 Pound. Untuk satu taksi baru. Sebagai gambaran: harganya ada pada kisaran yang sama dengan sebuah Maserati atau Porsche kelas menengah."

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X