Peneliti Sebut Gurun Sahara Bisa Menghijau, Asal...

Kompas.com - 07/09/2018, 19:37 WIB
Panel surya Panel surya

Baca juga: Gurun Sahara Terus Tumbuh, Apa Artinya Bagi Manusia?

Pada prinsipnya, kawasan ini ideal untuk menampung proyek semacam itu karena jumlah penduduk yang sedikit.

Para peneliti menemukan, ketika dipasang pada skala yang cukup besar, ladang angin dan matahari akan memicu putaran umpan balik yang membawa lebih banyak hujan.

"Hasil model kami menunjukkan bahwa ladang surya dan angin skala besar di Sahara akan meningkatkan curah hujan lebih dari dua kali lipat, terutama di Sahel, di mana besarnya curah hujan meningkat antara 20mm dan 500mm per tahun," tutur Dr Li dikutip dari BBC, Jumat (07/09/2018).

Hal ini nantinya akan mendorong pertumbuhan vegetasi di padang pasir.

"Akibatnya tutupan vegetasi meningkat sekitar 20 persen," tambahnya.

Artinya, efek bersihnya akan sangat positif.

"Peningkatan curah hujan yang diprediksi oleh model kami akan mengarah pada perbaikan substansial pertanian tadah hujan di wilayah tersebut, dan peningkatan vegetasi akan mengarah pada pertumbuhan produksi ternak," kata Dr. Safa Motesharrei, penulis utama penelitian ini.

"Sahara, Sahel dan Timur Tengah termasuk beberapa wilayah terkering di dunia, sementara mengalami pertumbuhan penduduk dan kemiskinan yang tinggi. Studi kami memiliki implikasi besar untuk mengatasi tantangan keberlanjutan yang saling terkait dari hubungan energi-air-makanan di wilayah ini," sambungnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X