Sudah 73 Tahun, Radiasi Bom Atom Hiroshima Masih Tersisa di Kemeja Ini

Kompas.com - 06/08/2018, 19:33 WIB

KOMPAS.com - 6 Agustus 1945 menjadi hari nahas bagi warga Hiroshima setelah bom atom dilepaskan ke daerah tersebut.

Namun, siapa sangka setelah 73 tahun berlalu, radiasi "hujan hitam" itu masih terdeteksi.

Hal ini ditemukan setelah para peneliti melakukan serangkaian tes ilmiah pada kemeja yang dikenakan gadis 16 tahun kala itu. Mereka mendeteksi sejumlah kecil cesium-137.

Cesium-137 sendiri adalah senyawa yang menunjukkan adanya sisa radiasi dari bom atom.

Pemilik kemeja itu adalah Toyoko Kubota, kini berusia 89 tahun. Pada saat pengeboman, dia adalah seorang pelajar di Sekolah Menengah khusus Perempuan Nishi.

Saat itu, Kubota sedang berada di lantai dua gedung sekolahnya, sekitar 1,3 kilometer dari tempat jatuhnya bom.

Remaja itu terperangkap di bawah puing-puing gedung tetapi berhasil menyelamatkan diri meski cedera.

Setelah itu, dia terkena hujan hitam akibat bom atom yang dilepaskan.

Mulanya, gadis itu bermaksud mencuci baju tersebut. Tapi, noda gelap yang tersisa dari "hujan hitam" tidak dapat hilang.

Ahli fisika radiasi sekaligus profesor emeritus di Hiroshima University, Kiyoshi Shizuma tertarik mempelajari tentang jejak hujan hitam itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.