Kompas.com - 27/07/2018, 20:34 WIB

KOMPAS.com - Dini hari nanti, Sabtu (28/07/2018), kita akan menyaksikan gerhana bulan total. Saat itu, kita (yang berada di Bumi) akan menyaksikan Bulan tertutup bayangan planet kita.

Namun, pernahkah terlintas dalam benak Anda apa yang terlihat dari Bulan ketika gerhana dini hari nanti terjadi?

Pada 2015, Badan Antariksa AS (NASA) membuat video tentang hal ini.

Tidak Berwarna Merah

Dalam video tersebut, terlihat Bumi tidak berwarna merah. Ini berbeda ketika kita menyaksikan gerhana dari Bumi, Bulan berwarna merah atau kerap disebut blood moon.

Hal itu karena Bulan tidak memiliki atmosfer seperti Bumi.

Bulan berubah merah karena atmosfer Bumi membiaskan, atau menekuk sinar matahari ke arah bulan.

Secara volume, sekitar 80 persen atmosfer Bumi terbuat dari gas nitrogen, atau N2, dan sebagian besar sisanya adalah gas oksigen, atau O2.

Gas-gas ini mengambil sinar matahari putih, yang merupakan campuran dari semua spektrum warna, menyebar di sekitar warna biru dan ungu.

Mata manusia jauh lebih sensitif terhadap warna biru daripada ungu, itulah sebabnya langit tampak biru dan matahari kuning bagi kita pada siang hari.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.