Ilmuwan Temukan 1.000 Triliun Ton Berlian di Bawah Permukaan Bumi

Kompas.com - 17/07/2018, 20:33 WIB
Ilustrasi berlian LAURENT FIEVET / AFPIlustrasi berlian

KOMPAS.com - Sekelompok tim peneliti internasional baru saja mendeteksi sejumlah besar berlian di bawah permukaan bumi.

Tim yang terdiri dari ilmuwan Harvard, Massachusetts Institute of Technology (MIT), University of California, dan berbagai perguruan tinggi tersebut menggunakan gelombang suara untuk menemukan berlian-berlian tersebut.

Dalam laporan mereka di jurnal Geochemistry, Geophysics, Geosystems, para peneliti menemukan 1.000 triliun ton berlian yang tersebar jauh di permukaan bumi.

"Ini menunjukkan bahwa meski berlian bukanlah mineral biasa, tapi batu mulia ini cukup umum," ungkap Ulrich Faul, peneliti dari MIT dikutip dari Business Insider, Selasa (17/07/2018).

Meski jumlah berlian yang ada di sana sangat banyak, tapi menurut Faul kita tidak bisa mendapatkannya.

"Kita tidak bisa mendapatkannya, tetapi tetap saja, ada lebih banyak berlian di sana daripada yang pernah kita pikirkan sebelumnya," tegas Faul.

Penemuan triliunan berlian ini bermula dari penelitian anomali seismik yang mereka lakukan.

Gunakan Data Seismik

Para ilmuwan itu menggunakan data global dari Badan Geologi AS. Data ini yang digunakan tersebut mulanya untuk melacak asal gempa bumi.

Hasilnya, di beberapa titik kerak Bumi yang disebut cratons, gelombang suara berjalan lebih cepat dari perkiraan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X