Kompas.com - 29/06/2018, 20:06 WIB
Hutan Bengkok di Polandia Hutan Bengkok di Polandia

KOMPAS.com - Ada pemandangan hutan tak biasa di wilayah Pomerania Barat Polandia. Berbeda dengan hutan kebanyakan yang punya pohon lurus menjulang ke atas, hutan ini punya pohon yang menekuk sudut tajam di dekat pangkal pohon.

Hal ini membuat fenomena aneh dan warga menjulukinya "Hutan Bengkok".

Pertumbuhan yang tidak biasa ini menimbulkan tanda tanya tentang alasannya. Sayangnya, tidak ada yang tahu dengan pasti mengapa pohon-pohon itu tumbuh abnormal.

Beberapa teori menyebut bahwa kondisi cuaca yang keras membuat pohon-pohon tersebut tumbuh sedemikian rupa.

Teori lain menyebutkan, pembangunan buatan manusia membuat pohon menjadi begitu.

Di luar berbagai teori itu, fotografer pemandangan, Kilian Schoonberger tertarik memotret hutan tersebut sekaligus membagi cerita rakyat di sekitarnya.

Menurut Schoonberger, pohon-pohon dalam hutan itu ditanam sekitar tahun 1930. Selama waktu itu terjadi Perang Dunia II dan Jerman menguasai wilayah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sampai hari ini, ada desas desus bahwa pohon tersebut direkayasa manusia meski belum jelas alasannya.

"Belum ada penjelasan akhir," kata Schoonberger dikutip dari Science Alert, Jumat (29/06/2018).

Baca juga: Setiap Tahun, Dunia Kehilangan Hutan Hampir Seluas Pulau Jawa

Salah satu teori yang dipercayai Schoonberger adalah pohon-pohon itu ditanam secara khusus untuk menumbuhkan kayu bengkok.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.