NASA: New Horizons Siap Jelajah Sabuk Kuiper, Area Terluar Tata Surya - Kompas.com

NASA: New Horizons Siap Jelajah Sabuk Kuiper, Area Terluar Tata Surya

Kompas.com - 11/06/2018, 17:00 WIB
Ilustrasi New Horizons melintasi Ultima Thule atau MU69 yang terletak di sabuk kuiper.
Ilustrasi New Horizons melintasi Ultima Thule atau MU69 yang terletak di sabuk kuiper.

KOMPAS.com - Setelah berhibernasi selama 165 hari, wahana antariksa New Horizons milik NASA yang berhasil menyambangi Pluto telah bangkit dan siap menjelajah Sabuk Kuiper, area penuh es di tepian tata surya.

Target baru New Horizons adalah Ultima Thule atau MU69, objek Sabuk Kuiper lainnya yang berjarak sekitar 1,5 miliar kilometer dari Pluto.

Kabar gembira ini pun sudah disiarkan peneliti New Horizons melalui aku twitternya.

"Perhatian! Perhatian! New Horizons bangun setelah 6 bulan hibernasi dan bersiap memulai penjelajahan Ultima Thule sebentar lagi," twit Stern peneliti dari Southwest Research Institute, Colorado, dilansir Gizmodo, Kamis (7/6/2018).

Baca juga: Terungkap, Pluto Terbentuk oleh Miliaran Komet

Menurut rilis Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory, New Horizons akan mulai mengamati MU69 pada bulan Agustus dan mulai mendekati objek itu pada 1 Januari 2019.

Tentang Ultima Thule atau MU69

Pada dasarnya MU69 merupakan bongkahan batu dan es yang diprediksi berjumlah satu atau dua buah dengan diameter sekitar 32 ribu meter. Ia pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh Teleskop Hubble pada Juni 2014.

MU69 bukan sekadar bongkahan batu biasa. Menurut para astronom, MU69 menyimpan jejak pembentukan Tata Surya dan dapat mengungkap rahasia tentang sabuk kuiper, tempat misterius dan dingin yang menyimpan asteroid raksasa.

Menurut laporan Space.com, MU69 adalah target terjauh yang akan dieksplorasi NASA. Jarak Bumi dengan Pluto sendiri sekitar 3 miliar mil, sedangkan MU69 berjarak 1,5 miliar kilometer dari Pluto.

New Horisonz diharapkan dapat mengambil gambar MU69 beresolusi tinggi, sehingga memudahkan ilmuwan untuk menganalisis kandungannya.

Baca juga: Terungkap, Ini Sebab Planet Pluto Menjadi Lebih Adem


Komentar
Close Ads X