Sering Dijadikan Makanan, Salamander Raksasa China Terancam Punah

Kompas.com - 22/05/2018, 17:35 WIB
Salamander Raksasa China terancam punah akibat diburu untuk dijadikan makanan Salamander Raksasa China terancam punah akibat diburu untuk dijadikan makanan

KOMPAS.com - Populasi salamander raksasa China kini menghadapi bahaya yang serius setelah banyak diburu untuk dikonsumsi.

Amfibi yang bisa tumbuh hingga 1,8 meter dan berat 64 kilogram itu menghadapi kepunahan karena perburuan ilegal.

Perburuan terhadap amfibi terbesar di dunia ini makin "menggila" karena reputasinya sebagai makanan mewah.

Para ilmuwan menyebut, dulunya hewan ini berlimpah di alam liar tapi di masa depan mungkin saja segera punah.

Hal ini didapatkan setelah para peneliti melakukan survei lapangan selama empat tahun di 97 habitat asli hewan tersebut. Seluruh habitat tersebut tersebar di 16 provinsi di China.

Dalam laporannya di jurnal Current Biology, para peneliti hanya menemukan amfibi ini dalam jumlah yang sedikit.

"Survei lapangan dan wawancara kami menunjukkan bahwa spesies tersebut telah mengalami penurunan drastis yang tampaknya didorong oleh eksploitasi berlebihan," tulis para peneliti dalam laporan tersebut dikutip dari Sky News, Senin (21/05/2018).

Baca juga: Temuan Baru: Makanan Kita Mungkin Mengandung 100 Mikroplastik

"Status populasi liar mungkin lebih buruk daripada yang disarankan data kami," imbuhnya.

Ketika para penduduk diwawancarai terkait hal ini, mereka menyebut tidak melihat hewan tersebut selama beberapa dekade.

Salah satu peneliti yang terlibat dalam survei ini adalah Samuel Turvey, seorang peneliti di Zoological Society of London.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Sky News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X