Dadu Kayu 600 Tahun Milik Penipu Ditemukan di Tengah Kota Norwegia - Kompas.com

Dadu Kayu 600 Tahun Milik Penipu Ditemukan di Tengah Kota Norwegia

Kompas.com - 19/04/2018, 18:33 WIB
Dadu yang tampaknya penuh memiliki dua angka lima dan dua angka empat. Angela Weigand, UiB Dadu yang tampaknya penuh memiliki dua angka lima dan dua angka empat. Angela Weigand, UiB

KOMPAS.com - Sebuah penggalian di jantung Kota Bergen, Norwegia, mengungkap sebuah dadu kayu yang ditaksir berusia 600 tahun.

Uniknya, angka pada dadu yang terbuat dari kayu tersebut berbeda dengan dadu biasanya yang kita temui. Ia memiliki dua sisi berangka lima dan dua sisi berangka empat sehingga para arkeolog pun menduga bahwa dadu tersebut digunakan oleh seseorang untuk mencurangi pemain lainnya.

Para arkeolog dari Norwegian Institute for Cultural Heritage Research (NIKU) menemukan dadu tersebut di lokasi yang dulunya merupakan jalan berkayu pada tahun 1400 di Vågsbunnen, sebuah wilayah yang ada di Kota Bergen pada abad pertengahan.

Menurut Per Christian Underhaug, koordinator penggalian, di sekitar lokasi tersebut memang terdapat sejumlah penginapan dan pub yang menggelar permainan judi. Kemungkinan besar, pemilik dadu ini membuangnya di tengah jalan agar tidak ketahuan berlaku curang.

Permainan dadu kuno tersebut dijelaskan dalam sebuah blog pribadi milik Ingrid Rekkavik yang juga berprofesi sebagai arkeolog.

Baca Juga: Mengenal "Hygge", Kunci Bahagia Masyarakat Denmark

Rekkavik menjelaskan, dadu tersebut mungkin digunakan dalam permainan yang disebut passe-dix yang berasal dari zaman kuno.

Dalam permainan tersebut, setiap pemain melemparkan dadu sebanyak tiga kali untuk mendapakan skor 10. Apabila skor kurang dari 10, maka pemain tersebut dinyatakan kalah.

"Sangat menyenangkan membayangkan permainan terakhir yang terjadi dengan dadu ini, apakah pemiliki dadu ketahuan curang?" tulis Rekkavik dalam blog-nya.

“Apa yang terjadi dengan dadu itu? Apakah mungkin dibuang oleh penipu yang gugup dan segera ingin menghilangkan barang bukti? Atau, dadu itu di lempar oleh pemain yang marah ke tempat yang akhirnya menjadi lokasi penemuannya lebih dari 600 tahun kemudian?" tulisnya.

Menurut penjelasan Rekkavik, perjudian sempat dilarang dengan dikeluarkannya Undang-Undang Kota 1276 yang memberi kekuasaan kepada Raja Ombudsmen untuk menyita uang di meja judi atau mendenda para penjudi sebesar setengah Mark atau setara dengan sekitar 107 gram perak.

Baca Juga: Terbengkelai 150 Tahun, Peti Kuno Ternyata Berisi Mumi Pendeta Mesir

"Namun, tidak ada alasan untuk percaya bahwa perjudian tidak meluas," tambahnya.

Dilansir dari Foxnews, Selasa (17/4/2018), dadu kayu tersebut penemuan arkeologi terbaru yang menakjubkan di daratan Skandinavia. Sejumlah penemuan lain juga ditemukan.

Setahun lalu, sebilah pedang Viking yang sangat terawat ditemukan oleh pemburu rusa di sebuah gunung terpencil di Norwegia Selatan.

Kemudian tahun 2016, para arkeolog di Trondheim, Norwegia, menemukan gereja tempat Raja Viking, Olaf Haraldsson, pertama kali diabadikan sebagai orang suci.

Pada tahun yang sama, sebuah salib Viking kecil juga berhasil ditemukan di Denmark.



Close Ads X