Inilah Huruf dalam Alfabet yang Paling Sulit Ditulis Menurut Sains

Kompas.com - 06/04/2018, 06:05 WIB
Ilustrasi menulis. SHUTTERSTOCKIlustrasi menulis.

KOMPAS.com – Anda, seperti banyak orang lainnya, mungkin merasa sudah bisa menulis ke-26 alfabet dengan sempurna, baik huruf kecil maupun huruf besar. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ada satu huruf yang sulit ditulis oleh mayoritas orang.

Huruf itu adalah “g” kecil yang berada di sebelah kanan gambar di bawah ini.

Time.com Huruf g kecil

Studi baru yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Psychology: Human Perception and Performance oleh para peneliti dari Departemen Sains Kognisi di Johns Hopkins University mengungkapkan bahwa mayoritas orang bisa mengenali huruf tersebut, tetapi kesulitan ketika diminta menggambarnya kembali.

Untuk menginvestigasi fenomena unik ini, para peneliti melakukan sebuah survei. Mereka memilih 300 buku dari tiga kategori, yakni buku dewasa, buku bergambar anak-anak, dan buku cerita anak-anak. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa umum huruf “g” yang berekor melingkar.

Baca juga : 70 Persen Orang Bisa Mendengar Animasi Tanpa Suara Ini, Sains Jelaskan

Rupanya, huruf tersebut sangat umum, terutama pada kategori buku dewasa. Dari buku bergambar, 74 persen menggunakan huruf “g” yang berekor melingkar. Angka ini naik ke 89 persen pada kategori buku cerita anak dan naik lagi jadi 97 persen pada buku dewasa.

Namun, paparan selama bertahun-tahun ini sama sekali tidak membantu kita untuk menggambarkan huruf tersebut.

Dalam eksperimen pertama, para peneliti menemukan bahwa hanya dua di antara 38 partisipan yang dapat mengidentifikasikan “g” sebagai huruf kecil yang memiliki dua jenis penulisan. Lebih parahnya, hanya satu dari dua partisipan tersebut yang dapat menuliskannya dengan tepat.

Pada eksperimen kedua, 16 partisipan diminta membaca sebuah paragraf berisi 14 huruf “g” yang berekor melingkar. Ketika menemukan huruf tersebut, partisipan diminta mengucapkannya dengan keras. Setelah itu, mereka diminta menggambarkan huruf “g” yang baru saja dilihat.

Baca juga : 15 Persen Manusia Jijik akan Foto Ini, Sains Menjelaskannya

Hanya setengah yang menggambar huruf “g” dengan ekor melingkar, sedangkan sisanya menggambar huruf “g” dengan ekor kail. Dari yang mencoba menggambarnya, hanya satu yang bisa melakukannya dengan benar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X