Kompas.com - 05/04/2018, 17:33 WIB
Gajah di Chester Zoo Chester ZooGajah di Chester Zoo

KOMPAS.com - Teknik pemantauan hewan yang terancam punah di dalam hutan saat ini membutuhkan biaya mahal dan tidak efisien. Untuk itu, ahli menggunakan perangkat lunak yang sering dipakai astronom ketika mengamati bintang di luar angkasa.

Perlu diketahui, para astronom memiliki teknik pengamatan melalui jejak panas sebuah bintang untuk mengetahui usia dan ukuran sebuah bintang di luar angkasa.

Hal tersebut menginspirasi Serge Wich dan Steve Longmore, dua ahli dari Universitas Liverpool John Moores, untuk merancang sistem yang secara otomatis mampu mendeteksi pola panas di tubuh binatang melalui kamera yang dipasang di sebuah drone.

Ahli kehutanan dan astrofisikawan tersebut sudah mempresentasikan ide mereka di forum tahunan European Astronomical Society di Inggris.

"Konservasi tidak hanya tentang jumlah hewan, tetapi juga tentang kemauan politik dan masyarakat lokal yang mendukung konservasi. Namun, data yang lebih baik selalu membantu untuk memajukan argumen yang baik. Data yang solid tentang apa yang terjadi pada populasi hewan adalah dasar dari semua upaya konservasi," ungkap Wich, dikutip dari BBC, Selasa (3/4/2018).

Baca Juga: Pentingnya "Super Blue Blood Moon" bagi Dunia Astronomi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada umumnya, para peneliti banyak mengalami kendala saat memutuskan sebuah spesies sudah punah atau tidak. Mereka harus menghitung jumlah hewan yang tersisa atau mengamati tanda-tanda yang ditinggalkan.

Hal tersebut sangat mustahil dilakukan ketika lokasi habitat hewan sulit ditembus. Belum lagi apabila hewan yang diamati sudah pindah ke tempat lain yang belum tercatat pada rekam data. Metode lama tersebut memboroskan biaya dan menyita banyak waktu.

Melihat kondisi itu, Wich pun mengembangkan sistem perangkat lunak dengan menggunakan kamera dan drone tersebut. Menurut dia, sistem ini sangat terbuka untuk dikembangkan lebih lanjut agar lebih akurat.

Badak/ Chester ZooBadak/ Chester Zoo Badak/ Chester Zoo

Uji coba mereka lakukan di Kebun Binatang Chester dan Taman Safari Knowsley. Kamera berhasil melacak hewan melalui suhu panas dari hewan di darat, tetapi kesulitan mengenali jenis binatang yang posisinya jauh.

Wich dan Longmore pun menggandeng Dr Claire Burke, seorang astrofisikawan, untuk memecahkan masalah tersebut.

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.