Kompas.com - 08/02/2018, 11:45 WIB

CIREBON, KOMPAS.com - PT Biofarma mengupayakan sertifikasi halal untuk produk vaksin dibuat. Komitmen tersebut telah dimulai Biofarma sejak tahun 2016.

Hal ini disampaikan Novilis Sjafri Bachtiar, Kepala Divisi Surveilens dan Uji Klinik Biofarma pada acara Media Workshop yang bertema Towards a Leading Lifescience Company di Cirebon, pada Rabu (7/2/2018).

"Kami sudah mulai meregistrasi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sudah mulai beberapa tahap, training dari tahun 2016," kata Novilia.

Sertifikasi produk Biofarma kini dalam tahap simulasi audit dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Novilia menyebut, dua ahli dari LPPOM MUI telah berkunjung ke Biofarma untuk memberi perbaikan.

Sertifikasi halal baru diberikan setelah perusahaan mampu memastikan adanya sistem jaminan halal.

"Kami harus memberikan sistem jaminan halal. Produk bukan hanya tidak mengandung babi. Semua sistem mulai dari bahan baku hingga proses distribusi produk harus dipastikan kehalalannya," urai Novilia.

Baca juga : Viral Kisah Komplikasi Jantung akibat Vaksin Difteri, Ini Kata Ahli

Sertifikasi halal diperoleh secara bertahap. Untuk tahap awal, perusahaan harus mendaftarkan produk yang akan tersertifikasi halal. Kemudian, pihak MUI akan mengecek kelengkapan berkas yang dibutuhkan.

Biofarma juga tengah merevisi dokumen yang telah diteliti pihak MUI.

Sertifikasi halal yang diajukan ke MUI merupakan tahap yang dilakukan setelah memastikan vaksin dikategorikan baik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Registrasi untuk sertifikasi halal tidak bisa sekaligus untuk semua produk, harus satu persatu. Sehabis pembayaran untuk sertikasi halal satu produk, kelengkapan dokumen produk lain baru bisa diunggah," papar Novilia.

Sejauh ini, produk vaksin buatan Biofarma yang sudah didaftarkan lalu proses diperiksa untuk memeroleh sertifikat halal adalah vaksin BCG. Vaksin pencegah penyakit TBC ini merupakan produk pertama yang diregistrasikan untuk tersertifikasi halal.

Baca juga : WHO Setujui Vaksin Baru untuk Tifus yang Efektif dan Murah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.