Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/02/2018, 11:27 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan masih akan berlangsung hingga Maret 20018. Hal ini diungkapkan Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG melalui sambungan video yang dilakukan di kantor BMKG di Jakarta, pada Selasa (6/2/2018).

Lamanya periode musim hujan ini dipicu oleh dominasi angin baratan. Fenomena alam ini mengakibatkan beberapa daerah di Indonesia  mengalami puncak musim hujan.

Wilayah-wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang ke lebat yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Papua, dan Papua Barat. Begitupula kawasan Jabodetabek.

Baca juga : Kenapa Jalan Lebih Mudah Berlubang Saat Musim Hujan? Ini Penjelasannya

“Di beberapa tempat seperti Jabodetabek terjadi hujan dengan intensitas ekstrem, mencapai 150 milimeter,” ujar Dwikorita.

Dwikorita menyebut, beberapa wilayah di Indonesia juga akan diguyur hujan yang disertai angin kencang dengan kekuatan lebih dari 20 knot. Wilayah tersebut meliputi, Laut China Selatan, Laut Natuna, Riau, Kepulauan Riau, Laut Jawa, Laut Banda, Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah, Lut Arafuru, dan NTB.

Hujan jenis itu menimbulkan munculnya gelombang laut yang tinggi. Gelombang laut dengan tinggi 2,5 hingga 6,0 meter akan terjadi di Perairan Utara Kepulauan Anambas, Natuna, Perairan Utara Singkawang, Laut Cina Selatan, dan Laut Natuna Utara.

Masyarakat diharapkan mengunduh aplikasi BMKG di gawai supaya mendapat pembaruan terkini mengenai cuaca di Indonesia. Media sosial BMKG juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memeroleh pantauan terkini seputar cuaca.

Baca juga : Petir Simpan Rahasia, Ada Hujan Tak Kasatmata dalam Setiap Sambarannya

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+