Kompas.com - 30/01/2018, 19:35 WIB
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

Selain itu, mekanisme perbaikan DNA alami tikus-tikus kelompok pertama juga terus menurun.

Selanjutnya, Tang melihat sel paru-paru dan kandung kemih manusia. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences tersebut menemukan bahwa sel yang dipapar nikotin dengan mudah akan berubah menjadi jaringan tumor.

Baca juga: Jangan Anggap Vape Sebagai Rokok yang Sehat!

Temuan ini mendapatkan banyak tanggapan dari peneliti lain. Beberapa peneliti menyebut temuan ini sangat penting, tapi tak sedikit yang menyebut bahwa temuan ini tidak relevan bagi manusia.

Efek dari tikus yang terpapar asap rokok elektrik mungkin berbeda dengan orang yang menghirup nikotin dari vape, kata para kritikus.

Apalagi, pekan lalu, sebuah laporan besar Amerika Serikat mengenai rokok elektrik menemukan bahwa vape mungkin berguna untuk membantu orang berhenti merokok. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa vepe cenderung kurang berbahaya dibanding rokok konvensional.

"Penelitian ini tidak menunjukkan apa-apa tentang bahaya penggunaan vape," kata Peter Hajek, direktur Unit Penelitian Ketergantungan Tembakau di Queen Mary University of London.

"Itu tidak menunjukkan bahwa menggunakan vape dapat menyebabkan kanker," imbuhnya.

Hajek juga menyebut bahwa temuan ini merupakan peringatan palsu yang bisa membuat orang tak jadi melepaskan ketergantungan merokok dengan vape.

"Perkiraan terbaik saat ini adalah bahwa penggunaan vape menimbulkan, paling tidak, sekitar 5 persen risiko dari merokok," ujarnya.

Seperti diketahui, rokok tempakau mengandung ribuan bahan kimia. 70 di antaranya diketahui dapat menyebabkan kanker.

Baca juga: Studi: Satu atau 20 Batang Rokok Per Hari Sama-sama Mematikan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.