Survei Opini Publik Indonesia tentang LGBT Dirilis, Begini Hasilnya

Kompas.com - 25/01/2018, 19:03 WIB
Ilustrasi KOMPAS.comIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com — Lesbian, gay, biseksual, dan transeksual atau LGBT terus menjadi isu yang ramai dibicarakan oleh masyarakat Indonesia.

Bahkan, Dina Listiaorini Msi, dosen Atma Jaya dan kandidat doktor Universitas Indonesia (UI) yang mempelajari masalah ini, mengatakan, selama tiga tahun terakhir pemberitaan yang menggoreng isu LGBT sangat luar biasa.

Pertanyaannya, sebenarnya bagaimanakah opini publik Indonesia terhadap isu ini?

Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) melakukan survei tentang LGBT sebagai bagian dari survei nasional SMRC pada Maret 2016, September 2017, dan Desember 2017. Jumlah sampel pada masing-masing survei adalah 1.220 orang berusia di atas 17 tahun yang dipilih secara acak.

Hasilnya telah dipaparkan Ade Armando selaku Direktur Media SMRC di SMRC, Jakarta (25/1/2018).

Baca juga:  Menalar LGBT di Luar Perspektif Agama, Bagaimana Genetika Melihatnya?

SMRC menemukan bahwa persentase orang yang tahu LGBT terus meningkat dari masa ke masa dan mencapai 58 persen pada Desember 2017.

Dari orang-orang yang menjawab tahu, 88 persen percaya bahwa LGBT mengancam, dan 81 persen setuju bahwa gay dan lesbian dilarang agama.

Sebanyak 80 persen responden juga keberatan bila seorang LGBT menjadi tetangga mereka, 89 persen keberatan bila jadi bupati atau wali kota mereka, 90 persen keberatan jika jadi gubernur mereka, dan 89 persen keberatan jika jadi presiden mereka.

“Ini sangat berkolerasi dengan pandangan bahwa gay dilarang agama dan sebagainya. Jadi gay atau lesbian jangan berharap atau sulit sekali menjadi bupati dan lain-lain,” kata Ade.

Uniknya, sikap responden secara pribadi terhadap kaum LGBT tidak selalu sama dengan temuan di atas.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X