Mengenal Ulat-ulat Indonesia yang Bikin Gatal Luar Biasa

Kompas.com - 17/12/2017, 18:56 WIB
Ulat Bulu Tebal (Lasiocampidae) Wikimedia CommonsUlat Bulu Tebal (Lasiocampidae)
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Pernah merasa gatal karena kena ulat? Selama ini, banyak yang mengira bahwa ulat penyebab gatal adalah ulat bulu. Namun, jenis ulat penyebab gatal ternyata beragam

Peneliti serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Sutrisno, mengungkapkan bahwa ada tiga golongan ulat penyebab gatal.

Golongan pertama adalah ulat famili Lymantridae. Inilah yang oleh masyarakat awam biasa disebut sebagai ulat bulu.

Ulat itu memiliki bulu dengan ujung yang lancip. Ketika jatuh pada permukaan kulit manusia, ujungnya akan patah dan masuk ke pori-pori.

Baca Juga : Ulat Ini Berpotensi Selamatkan Dunia dari Ancaman Terbesar, Kok Bisa?

"Itulah yang menyebabkan kita merasa gatal," kata Hari usai diskusi media di LIPI, Jakarta, pada Jumat (15/12/2017) lalu.

Ulat Bulu (Lymantriidae)Wikimedia Commons Ulat Bulu (Lymantriidae)

Gologan kedua adalah ulat bulu dengan bulu yang lebih tebal dan tajam. Golongan ulat itu diklasifikasikan dalam famili Lasiocampidae.

"Bulu-bulunya selain lebih tebal juga menyerupai mata gerjaji, kalau kena, rasanya lebih gatal daripada ulat bulu biasa," jelas Hari.

Golongan ketiga adalah yang punya efek paling parah, yaitu Limacodidae. Famili tersebut biasa disebut sebagai ulat api.

"Disebut begitu karena kalau kita kena, rasanya selain gatal juga akan sangat perih seperti terbakar," ungkap Hari.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X