Kompas.com - 15/12/2017, 19:07 WIB
Oumuamua adalah asteroid antarbintang pertama yang mengunjungi Tata Surya. Benda unik ini ditemukan pada 18 Oktober 2017 oleh teleskop Pan-STARRS 1 di Hawai. Observasi selanjutnya dari Teleskop Very Large ESO di Cile dan observatorium lainnya di seluruh dunia menunjukkan bahwa dia melakukan perjalanan melalui ruang angkasa selama jutaan tahun sebelum bertemu dengan Tata Suya kita. Oumuamua merupakan benda metalik atau berbatu merah tua yang panjangnya mencapai 400 meter, dan tidak seperti apa yang biasanya ditemukan di Tata Surya. Oumuamua adalah asteroid antarbintang pertama yang mengunjungi Tata Surya. Benda unik ini ditemukan pada 18 Oktober 2017 oleh teleskop Pan-STARRS 1 di Hawai. Observasi selanjutnya dari Teleskop Very Large ESO di Cile dan observatorium lainnya di seluruh dunia menunjukkan bahwa dia melakukan perjalanan melalui ruang angkasa selama jutaan tahun sebelum bertemu dengan Tata Suya kita. Oumuamua merupakan benda metalik atau berbatu merah tua yang panjangnya mencapai 400 meter, dan tidak seperti apa yang biasanya ditemukan di Tata Surya.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com — Oumuamua, asteroid alien pertama yang mengunjungi tata surya kita pada pertengahan Oktober lalu, rupanya masih menarik perhatian para astronom.

Kali ini, astronom berpikir bahwa batuan luar angkasa tersebut bukanlah asteroid semata, melainkan sebuah kapal luar angkasa yang berasal dari peradaban maju lain di alam semesta.

Kemungkinan ini akan diselidiki lebih lanjut melalui kerja sama dengan sebuah program penelitian bernama Breakthrough Listen. Penelitian ini akan fokus untuk menyelidiki benar atau tidaknya Oumuamua mentransmisikan sinyal radio yang akan menjadi tanda penentu apakah asteroid itu benar-benar batuan antariksa saja atau kapal luar angkasa.

"Semakin saya mempelajari obyek tersebut, semakin tidak biasa tampilannya, membuat saya bertanya-tanya apakah ini memang pesawat luar angkasa yang dikirim oleh peradaban asing," kata Ketua Departemen Astronomi Harvard Avi Loeb dikutip dari Science Alert, Selasa (12/12/2017).

Baca juga: Asteroid Alien Oumuamua Ternyata Lebih Unik dari Perkiraan Sebelumnya

Oumuamua pertama kali ditemukan oleh teleskop survei Pan-STARRS di Hawaii. Kemunculannya memang membuat geger dunia astronomi karena memiliki beberapa karakteristik yang tidak biasa. Buktinya, para ahli dibidangnya sempat dibuat bingung apakah obyek itu sebenarnya, komet atau asteroid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Oumuamua pertama kali dianggap sebagai komet, tapi kemudian klasifikasi tersebut dicabut karena tidak menunjukkan tanda-tanda layaknya komet," ujar Loeb lagi.

Meski akhirnya masuk dalam klasifikasi asteroid, nyatanya masih banyak astronom yang dibuat bingung. Sebagai contoh, bentuk Oumuamua memanjang bukan lebar, sementara kebanyakan asteroid berbentuk bulat.

Bersama dengan beberapa keanehan lain, para astronom pun mencurigai identitas Oumuamua.

Baca juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Asteroid Alien Datangi Tata Surya Manusia

Riset terhadap Omuamua sendiri sudah dimulai pada Rabu (13/12/2017) dengan mendengarkan obyek tersebut menggunakan teleskop Green Bank.

Teleskop akan memantau asteroid selama 10 jam di empat pita frekunesi radio dengan harapan bisa mendengarkan sinyal radio yang dipancarkan dari benda tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.