Kompas.com - 08/12/2017, 17:54 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com –Studi baru menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi hormonal, seperti pil KB dan Intra Uterine Device (IUD) bisa sedikit meningkatkan risiko kanker payudara.

Temuan ini bukan hal baru sebenarnya. Dua dekade lalu, telah ada penelitian serupa.

Namun, penelitian kali ini tetap bermanfaat sebab riset sebelumnya menggunakan kontrasepsi hormonal versi lama dengan dosis estrogen lebih tinggi dari saat ini.

Riset kali ini dipublikasikan di New England Journal of Medicine.

Penelitian melibatkan sekitar 1,8 juta wanita Denmark usia 15-49 tahun. Dalam rekam medis, mereka tidak pernah didiagnosis mengidap kanker.

Para peneliti menggunakan data registrasi nasioal dalam mengumpulkan informasi tentang resep obat serta diagnosis kanker payudara.

Kontrasepsi hormonal biasanya menggunakan kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau hanya progestin. Berdasarkan hasil temuan, semua formulasi hormon tersebut meningkatkan risiko kanker payudara sekitar jumlah yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama periode 11 tahuh, wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal 20 persen lebih berisiko mengembangkan kanker payudara, dibandingkan yang tidak pernah menggunakan kontrasepsi hormonal.

Meski demikian, kemungkinan kanker payudara cukup kecil.

Baca Juga : Mengapa Alat Kontrasepsi Pria Tak Sebanyak Wanita?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.