Kompas.com - 25/10/2017, 20:30 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Dinosaurus yang hidup jutaan tahun lalu ternyata punya peran yang penting bagi planet kita.

Studi terbaru menunjukkan jika dinosaurus memberikan kontribusi dalam menyuburkan bumi.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology and Evolution mengungkapkan jika eksistensi hewan bertubuh raksasa ini jauh lebih penting bagi ekosistem daripada yang kita perkirakan sebelumnya.

Tubuh yang bongsor serta jangkauan yang luas membuat mereka mampu secara efektif mencampur nutrisi yang bermanfaat bagi kesuburan tanah.

Nutrisi yang berbentuk seperti kotoran atau tanaman ini terinjak dan terbawa selama mereka melintas ke suatu tempat.

Baca juga : Seganas Dinosaurus, Inilah Rupa Penguasa Lautan di Era Jurasik

 

"Teori menunjukkan jika hewan besar tidak terlalu penting bagi penyebaran kesuburan di seluruh planet ini," kata Christopher Doughty, peneliti dari School of Informatics, Computing and Cybers Systems di Nothern Arizona University yang telah lama mempelajari dinosaurus.

"Namun, cara yang lebih tepat adalah dengan membandingkan kesuburan antara periode Cretaceous dan Carboniferous," lanjut peneliti yang setidaknya sudah 10 tahun mempelajari bagaimana hewan-hewan tersebut bisa meningkatkan kesuburan planet ini.

Selama kedua periode tersebut, tanaman terkubur lebih cepat dibandingkan proses dekomposisi, dan proses ini menyebabkan pembentukan batu bara. Jadilah Doughty mengumpulkan sampel batu bara dari tambang di seluruh Amerika Serikat.

Dengan mengukur konsentrasi unsur-unsur yang berbeda dalam batu bara, dia menemukan unsur yang dibutuhkan oleh tanaman, seperti fosfor misalnya, lebih banyak dan lebih baik terdistribusikan selama era dinosaurus.

Baca juga : Dinosaurus Terbesar Ditemukan, Bobotnya Setara Tumpukan 12 Gajah

 

Dengan demikian, pentingnya keberadaan hewan besar bukan karena jumlah kotoran yang mereka hasilkan, tetapi karena kemampuan mereka untuk bergerak jauh melintasi lanskap dan membantu mencampur nutrisi.

Meningkatnya kelimpahan dan distribusi unsur-unsur seperti fosfor membuat tanaman tumbuh lebih cepat. Herbivora besar akhirnya juga punya peran penting dalam memproduksi makanan mereka sendiri serta berkontribusi terhadap habitatnya.

Hal ini pun sebenarnya masih relevan dengan kondisi saat ini. Namun, sayangnya hewan besar seperti gajah justru berada dalam bahaya kepunahan. Berkurangnya populasi mereka, tanpa disadari, akan memberikan kontribusi juga dalam penurunan jumlah tanaman.

"Kehilangan hewan besar akan menganggu ekosistem planet di masa depan." sesal Doughty seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (18/10/2017).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailymail

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.